Susun Rencana Kerja 2025, BKKBN Fokus Kejar Target ‘Unmet Need’
JAKARTA, investortrust.id - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Konsolidasi Perencanaan Program dan Anggaran (KOREN II) Program Pembangunan Keluarga, kependudukan, dan keluarga Berencana (Bangga Kencana) untuk Tahun Anggaran 2025.
Acara ini digelar dalam rangka menyusun perencanaan program dan anggaran 2025 yang holistik, integratif, tematik, dan spasial di dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) BKKBN TA 2025.
Plt. Kepala BKKBN, Sundoyo, menyampaikan bahwa penyusunan anggaran tahun 2025 memiliki makna yang dan strategis, di mana momen di mulainya Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.
“Ada UU nomor 59 tahun 2024, sebentar lagi juga akan keluar visi dan misi presiden terpilih yang nanti akan dimasukan ke dalam RPJMN, lalu Bapak/Ibu akan menyusun RENSTRA. Maka, mestinya penyusunan anggaran di tahun 2025 adalah mengacu pada hal tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip, Selasa (2/10/2024).
Baca Juga
Perkuat Sinergi Pemerintah Daerah, Kementerian PANRB Gelar SAKIP Award 2024
Sundoyo menegaskan bahwa penyusunan anggaran harus berorientasi kepada output yang sudah ditetapkan. Ia pun mengajak jajarannya untuk evaluasi dan memperkuat pengawasan, salah satunya dalam capaian 'unmet need' yang berada di angka 7,7% dari target 11,5%,
“Hal-hal yang belum tercapai mestinya dilakukan kajian, apakah persoalannya ada di pembiayaan, atau kurang fokusnya penetapan program bahkan sub kegiatan yang ada,” terangnya.
Lebih lanjut, Sundoyo berencana melibatkan peran Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) untuk mengawasi penggunaan anggaran untuk pelaksanaan program di daerah, sehingga penggunaannya benar-benar sesuai peruntukan.
Sundoyo juga menghimbau para satker di lingkungan BKKBN untuk memperhatikan penyerapan di triwulan tiga ini di mana masih berkisar 77%. Lanjutnya, mengutip pesan Menteri Keuangan, ia sepakat bahwa seberapa besar pun uang yang dikeluarkan harus bermanfaat bagi masyarakat.
Baca Juga
BKKBN Diusulkan Jadi Kementerian, Imbas Angka Kemiskinan Stagnan
”Kalau kita mengejar capaian seperti di 2023 yaitu 98%, saya pikir ini butuh effort yang luar biasa. Jangan hanya penyerapan tetapi pertimbangkan betul output yang ada,” pungkasnya.
Asal tahu, Tema Koren II Program Bangga Kencana TA 2025 adalah ‘Perencanaan Program dan Kegiatan Bangga Kencana yang Efektif dan Efisien dalam mencapai Sasaran/Target Rencana Kerja BKKBN TA 2025’. Kegiatan KOREN II tidak hanya membahas evaluasi dan tantangan yang dihadapi, tetapi juga merumuskan prioritas program untuk tahun 2025.

