Menteri PPN/Kepala Bappenas Genjot Economic Crowd dalam Pembangunan IKN Tahap II
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa menyampaikan, pembangunan tahap kedua (II) Ibu Kota Nusantara (IKN) akan difokuskan dalam skema economic crowd untuk mendukung keberlanjutan smart forest city tersebut.
“Economic crowd itu inisiasinya harus lebih banyak (dari) swasta. Jadi misalnya membuat kota itu harus betul-betul hidup bukan hanya sebagai kota administrasi,” kata Suharso saat ditemui di Menara Bappenas, Jakarta, Selasa (17/9/2024).
Perlu diketahui, skema pembangunan economic crowd tersebut mencakup fasilitas publik, seperti pertokoan, mal/pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah hingga tempat ibadah.
“Kita sudah punya café di sana (IKN) untuk orang hangout dan seterusnya. Kemudian, fasilitas-fasilitas publik yang lain juga tersedia menjadi lebih banyak, masjid, gereja dan lainnya sehingga orang merasa benar-benar tinggal (di IKN) dan dicukupi semua kebutuhan sosial dan fisiknya,” jelas Suharso.
Baca Juga
Indonesia Gandeng Inggris Kejar Target SDGs di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran
Dia pun mengharapkan, para investor dapat mendukung pembangunan tahap II IKN di tahun 2025 mendatang.
“Kita akan lebih banyak mendorong pembangunan itu diinisiasi oleh swasta, baik domestik maupun luar negeri. Karena sekarang kita memastikan bahwa kota (IKN) itu siap menjadi kota untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan,” imbuh Suharso.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melaksanakan prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking ke delapan di IKN pada Jumat (13/9/2024) pukul 14.00 WITA.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Danis H Sumadilaga saat dihubungi investortrust.id, Jumat (13/9/2024) pagi. "Ya sudah, siang ini (groundbreaking)," katanya.
Baca Juga
Menteri Basuki Targetkan Jalan Tol 6B dan Akses Tol IKN 6C Rampung Juni 2025
Danis turut memaparkan, prosesi groundbreaking kali ini adalah untuk Mall Nusantara Duty Free sekaligus meresmikan Hotel Swissotel Nusantara. Groundbreaking ini akan menyesuaikan jadwal Presiden Jokowi seusai rapat kabinet paripurna di Istana Garuda, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. "Sidang pagi ini sampai dengan siang," ujar Danis.
Sebelumnya, Otorita IKN (OIKN) telah membeberkan total nilai investasi yang masuk ke IKN pasca groundbreaking ketujuh pada Agustus 2024 lalu.
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sekaligus Plt Wakil Kepala OIKN Raja Juli Antoni memaparkan, hingga groundbreaking ketujuh pada bulan Agustus lalu sudah ada investasi sebesar Rp 56,83 triliun dari 31 investor yang telah masuk ke kawasan ibu kota baru Indonesia tersebut.
“Masih ada 61 (letter of intent/LoI) lagi yang dalam proses pembahasan, ini totalnya sekitar Rp 80,4 triliun. Itu terdiri dari direct investment (investasi langsung), yaitu Rp 49,3 triliun dan kemudian ada yang bentuk PPP (Public Private Partnership) atau KPBU itu sebesar Rp 30,9 triliun, termasuk di antaranya ada (investor) asing sekitar Rp 21,41 triliun,” ungkap Raja Juli saat ditemui di Komplek Parlemen DPR RI, Jakarta, Senin (9/9/2024).

