Indonesia Gandeng Inggris Kejar Target SDGs di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah Indonesia telah resmi melakukan kerja sama dengan Pemerintah Inggris melalui skema government-to-government (G2G) untuk mengejar target sustainable development goals (SDGs) di masa pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, yakni Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.
“Jadi saya senang sekali bahwa ini kita membuat lagi satu MoU untuk lima tahun ke depan dan mudah-mudahan kerja sama ini juga akan diikuti dengan kerja sama antara para pebisnis baik dari Inggris dan di Indonesia yang masuk di aspek-aspek tertentu dari negara-negara tertentu,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa saat konferensi pers di Menara Bappenas, Jakarta, Selasa (17/9/2024).
Adapun penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Inggris dilakukan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa bersama perwakilan Kerajaan Inggris yakni Menteri Pembangunan Kerajaan Inggris Raya, Anneliese Dodds.
Baca Juga
Bukan Rp 10 Miliar, Anggaran Sosialisasi Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ternyata Rp 15 Miliar
Dodds turut menyampaikan, pihaknya ingin kerja sama ini akan memperkuat hubungan bilateral kedua negara guna mendorong pertumbuhan ekonomi hingga keamanan global.
“Kami telah melihat kemajuan yang luar biasa dalam SDGs di Indonesia, tapi sekarang saatnya kita memperkuat hubungan itu dan bekerja lebih keras bersama (Indonesia). Kami memiliki keinginan dalam mendorong pembangunan ekonomi hijau, perdagangan global, peran perempuan, penguatan pembangunan ekonomi bagi masyarakat yang utamanya berada di garis kemiskinan, dan tentu saja keamanan global,” ujar dia.
Tak sampai di situ, Dodds juga berharap dengan adanya kerja sama ini, Pemerintah Inggris dan Indonesia dapat saling bertukar gagasan atau transfer knowledge dalam jangka waktu lima tahun ke depan.
Baca Juga
Celios Beberkan Sejumlah Syarat Sosok Menteri Keuangan di Pemerintahan Prabowo-Gibran
“Saya pasti akan menyampaikan kepada pemerintah baru di Inggris Raya bahwa saya ingin dia (Perdana Menteri Inggris Raya) datang ke Indonesia dan ini juga kunjungan pertama saya ke Asia sebagai Menteri Pembangunan yang baru. Saya sangat ingin datang ke sini sesegera mungkin untuk belajar dari Anda (Pemerintah Indonesia) tentang apa yang sudah Anda capai,” pungkas dia.

