Tak Hanya Kejar Pertumbuhan Kinerja Keuangan, Mitratel (MTEL) Konsisten Dukung SDGs
JAKARTA, investortrust.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel secara konsisten menerapkan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Aksi ini bagian dari komitmen mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan sekaligus sebagai dukungan bagi Program Bakti BUMN.
Manajemen MTEL dalam penjelasan resminya menybutkan bahwa sejumlah program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan telah dilakukan sepanjang tahun 2024 yang menyasar sejumlah sektor, seperti pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga bantuan langsung kepada masyarakat.
Untuk sektor pertanian, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ini memberikan bantuan sebanyak 1.500 bibit vanili kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) di Riau pada September 2024. Mitratel juga mendorong keanekaragaman hayati dengan melakukan penanaman 1.000 mangrove di lahan seluas 250 m2 di Pesisir Tambakrejo, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Baca Juga
Tower Non-Baja Mitratel (MTEL) Raih Penghargaan Produk & Model Bisnis
Mitratel juga menggelar program berbagi dengan mengumpulkan donasi mencapai Rp 75 juta dari seluruh karyawan untuk membantu korban dampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat. Perseroan bersama Baznas juga berbagi 1.445 paket kebaikan senilai Rp500 juta di bulan Ramadhan 1.445 H kepada penerima manfaat yang tersebar di wilayah operasional Mitratel. Mitratel juga menggelar kegiatan sosial di sekolah luar biasa (SLB), tempat peribadatan, dan rumah pensiun selama tahun 2024.
Di bidang kesehatan, Mitratel melakukan donor darah yang diikuti lebih dari 300 karyawan bekerja sama dengan RS Kanker Dharmais dan Forsikatel Group Mitratel (FGM). Sedangkan di sektor Pendidikan, Mitratel menyediakan dukungan Solar Panel System yang dikembangkan bersama dengan ITB untuk menyediakan energi bersih terbarukan di SDN Sukawening Warjabakti, Kecamatan Cimaung.
Mitratel juga telah berinovasi dan mengadopsi penggunaan material konstruksi rendah karbon, yaitu Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) sebagai material utama untuk membangun tower yang telah berhasil terimplementasi pada 1 lokasi dan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) sebagai bahan perkuatan pole pada 20 lokasi. Perseroan juga mendukung penyediaan solusi pemantauan cuaca dan kualitas udara (IoT weather and air quality) real-time.
Baca Juga
Mitratel (MTEL) Ungkap Akuisisi Fiber Optik UMT akan Langsung Berkontribusi terhadap Pendapatan
“Kami berkomitmen penuh turut menciptakan iklim usaha yang kondusif, dengan terus memperhatikan keberlanjutan yang berlandaskan prinsip People, Planet, Profit. Konsisten berperan aktif mendukung capaian SDGs, kami bertekad menerapkan prinsip triple bottom line (TBL) yang menegaskan kesuksesan dinilai dari keseimbangan pada tiga aspek: ekonomi, lingkungan dan sosial,” Theodorus Ardi Hartoko atau disapa Teddy melalui keterangan resminya di Jakarta, Kamis (6/3/2025).
Peringkat ESG
Mitratel juga fokus mendukung program lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG) sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kebijakan dalam pengembangan bisnis perseroan. “Kami meyakini pentingnya implementasi ESG sebagai bagian dari kelangsungan bisnis perseroan dan sekaligus juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Teddy.
Dalam hal skor ESG, Mitratel mendapatkan penilaian positif dari Morningstar Sustainalytics, lembaga riset global yang fokus pada pemeringkatan perusahaan dalam hal isu keberlanjutan (sustainability). Pada Oktober 2024, Sustainalytics mencatat ESG Risk Rating Mitratel di level 19,3 atau kategori risiko rendah (low risk), menempati posisi teratas di industri telekomunikasi di Tanah Air. Secara global, ada lebih dari 15.000 perusahaan dari 42 industri yang dinilai, dimanasemakin rendah angka mencerminkan tingkat risiko yang semakin baik.
Baca Juga
Perkuat Komitmen ESG: Telkom Akses Turut Berkontribusi di Bakti Sosial BUMI 2.0
“Peringkat risiko ESG mengukur eksposur perusahaan terhadap risiko ESG material dan seberapa baik perusahaan mengelola risiko itu. Eksposur Dayamitra Telekomunikasi adalah rendah, sedangkan manajemen risiko material ESG-nya strong atau kuat,” tulis Sustainalytics, dalam laporan resminya.
Hingga kuartal III-2024, Mitratel melanjutkan kepemimpinan di industri menara telekomunikasi, dengan memiliki 39.259 menara atau bertambah 5,8% secara tahunan dan didukungaset fiber optik yang mencapai 39.714 km atau 36,7% lebih panjang dibandingkan tahun 2023.

