Maju Pilkada Jakarta 2024, Pramono Anung Urus 3 Surat ke PN Jaksel
JAKARTA, investortrust.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung telah mengurus surat keterangan tidak pernah sebagai terdakwa ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Surat itu diurus Pramono Anung untuk melengkapi persyaratan pencalonan sebagai calon gubernur (cagub) di Pilkada Jakarta 2024.
"Surat Keterangan tersebut dikeluarkan atas permohonan dari Dr Pramono Anung untuk persyaratan pencalonan sebagai calon gubernur DKI Jakarta," kata pejabat humas PN Jaksel, Djuyamto, Selasa (27/8/2024).
Djumyanto mengatakan, terdapat tiga surat yang diurus Pramono Anung di PN Jaksel. Selain surat keterangan tidak pernah sebagai terdakwa, Pramono juga mengurus surat keterangan tidak sedang dicabut hak pilihnya dalam daftar pemilih dan surat keterangan tidak memiliki tanggungan utang atas nama pribadi maupun badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya.
Baca Juga
PDIP Akan Usung Pramono Anung dan Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024
Permohonan untuk menerbitkan ketiga surat itu diajukan Pramono Anung pada hari ini.
"Permohonan langsung diproses pada hari itu juga adalah sesuai SOP layanan surat keterangan di PN Jakarta Selatan," kata Djumyanto.
Diberitakan, PDIP dipastikan bakal mengusung Pramono Anung dan mantan Gubernur Banten Rano Karno sebagai cagub-cawagub di Pilkada Jakarta 2024. Pasangan Pramono Anung-Rano Karno direncanakan akan mendaftar ke KPU Jakarta Rabu (28/8/2024) besok sekitar pukul 11.30 WIB.
Rencana itu diungkapkan Bendahara Umum (Bendum) PDIP Olly Dondokambey kepada wartawan, Selasa (27/8/2024).
"Pak Pram (Pramono Anung) besok mendaftar jam 11 di KPU sama Rano Karno," kata Ollyv Dondokambey.
Olly mengatakan, tidak ada pengumuman pencalonan Pramono Anung-Rano Karno. Pasangan tersebut langsung mendaftar ke KPU Jakarta.
"Enggak ada (pengumuman), langsung di pendaftaran yah. Liput di pendaftaran saja, KPUD DKI yah jam 11.00 WIB," kata Olly.
Olly mengaku tidak memiliki kapasitas untuk menjelaskan pertimbangan PDIP akhirnya memutuskan Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024. Olly mengaku hanya menyampaikan informasi yang disampaikan Pramono Anung kepadanya.
"Aduh itu kan bukan bendahara urusannya bukan pertimbangan. Aku kalian nanya, jadi aku nyampein aja," katanya.
Baca Juga
Olly PDIP: Pramono Anung-Rano Karno Daftar ke KPU Jakarta Besok
Diberitakan, Olly mengungkapkan DPP PDIP bakal mengusung Pramono Anung dan Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024. Dikatakan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memanggil dan meminta Pramono Anung untuk dicalonkan di Pilkada Jakarta 2024. Pramono menyanggupi permintaan Megawati tersebut setelah berkomunikasi dengan sejumlah pihak.
"Kemarin memang Pak Pramono dipanggil ibu dan diminta untuk mencalonkan, calon gubernur DKI, itu saja. Pak Pramono berkoordinasi dengan beberapa orang, sehingga ternyata dia jadi bersedia, itu saja," katanya.

