Ditanya Mahasiswa soal Krisis Demokrasi Pascademo RUU Pilkada, Menkeu: Kita Harus Jaga Integritas
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membuka kuliah perdana Ilmu Ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Senin (26/8/2024). Dalam sesi tanya jawab, Sri Mulyani ditanya seorang mahasiswa mengenai dampak krisis demokrasi pascademonstrasi RUU Pilkada terhadap perekonomian di Indonesia.
Sri Mulyani menjawab pertanyaan tersebut dengan menjelaskan perekonomian suatu negara berdiri di atas fondasi hukum dan tata kelola pemerintahan yang baik. Dia memberi contoh, Amerika Serikat (AS) sebagai negara dengan perekonomian terbesar tidak hadir begitu saja.
"Negara bisa maju seperti AS bukan karena diam saja dan ditakdirkan sebagai negara besar. Mereka banyak sekali (masalah seperti) perang saudara dan kepemilikan senjata api," kata Sri Mulyani.
Tapi, kata Bendahara Negara, dengan landasan hukum yang baik, AS memiliki kepastian bagi warganya. Dia menyebut kondisi ini juga disertai inovasi di sektor yang lain.
Baca Juga
Kode Keras Menkeu, Singgung Thomas Djiwandono Teruskan Jejaknya
"Kalau baca buku Why Nation Fail karya (Daron) Acemoglu itu kalian lihat Amerika-Kanada-Amerika Latin satu daratan kan, bagaimana bisa ada benua gini, di tengah maju banget (AS), di atas maju (Kanada), tapi dibawahnya Amerika Latin agak mundur (ekonominya),” ujar dia.
Sri Mulyani menyebut negara perlu diurus tata kelola dan hukum dengan baik. Tanpa pengelolaan yang baik dan hukum yang tak adil maka akan muncul eksploitasi.
"Maka yang terjadi winner takes all dan kompetisi akan dimatikan, maka terjadilah eksploitasi. Sama seperti kejadian penjajahan," ujar dia.
Untuk itu, Sri Mulyani berharap mahasiswa baru UI dapat menghormati sistem demokrasi yang diambil Indonesia dengan integritas. Dia menyebut integritas sebagai "mata uang" yang tak bisa dipertukarkan.
Baca Juga
"Satu hal yang dipastikan adalah integritas," kata dia.
Selain integritas, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga berharap mahasiswa menjaga nilai luhur. Dia berharap mahasiswa UI itu dapat menjaga nilai luhur dari tiap topik yang dipelajari entah itu ekonomi, hukum, politik, psikologi dan lain-lain.
"Nggak usah muluk-muluk soal korupsi. Sekarang, kalian jangan nyontek, kalau janji ditepati, itu integritas. Kita harus mengerjakan sesuatu sepenuh hati itu integritas sebagai pelajar," ujar dia.

