KPU DKI Tetapkan Dharma Pongrekun Jadi Cagub Independen Pilkada Jakarta
JAKARTA, investortrust.id - KPU DKI Jakarta menetapkan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana memenuhi syarat untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) jalur perseorangan pada Pilkada Jakarta 2024. Keputusan Dharma-Kun lolos jadi cagub-cawagub independen diambil KPU DKI dalam rapat pleno yang sempat diskors tiga kali, Senin (19/8/2024) malam.
"Kami pastikan pada pukul 23.25 WIB, kami mengeluarkan surat keputusan KPU DKI Jakarta tentang pemenuhan syarat dukungan pasangan calon perseorangan," kata Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata dikutip dari Antara, Selasa (20/8/2024).
Baca Juga
Dharma Pongrekun Bakal Lawan Ridwan Kamil di Jakarta? Ini Kata KPU DKI
Wahyu mengatakan agenda rapat pleno pada Senin (19/8/2024) merupakan agenda tunggal, yaitu laporan pemenuhan syarat dukungan bagi calon perseorangan atau independen Dharma-Kun.
Namun, karena adanya dinamika yang terjadi pada akhir-akhir ini terkait nomor induk kependudukan (NIK) warga yang merasa dicatut, rapat pleno membuka ruang perbaikan.
"Agenda hari ini laporan pemenuhan syarat dukungan calon tunggal, tetapi karena kita mengakomodasi dinamika yang terjadi maka ada perubahan berita acara," katanya.
Sementara itu, Ketua Divisi Teknis KPU DKI Jakarta Dody Wijaya mengatakan terdapat pengurangan dukungan bagi pasangan calon sebanyak 403 dukungan yang tidak memenuhi syarat (TMS).
"Kami kurangi 403 dukungan, karena memang tidak memenuhi syarat. Jadi kini total dukungan kepada pasangan calon perseorangan yaitu 677.065 dari sebelumnya 677.468," katanya.
Jumlah tersebut masih memenuhi syarat pencalonan pada Pilkada Jakarta 2024. Dengan demikian, Dharma-Kun dapat mendaftarkan diri sebagai cagub-cawagub independen di Pilkada Jakarta 2024.
Dharma yang hadir dalam rapat pleno KPU DKI itu mengaku bersyukur dapat maju sebagai cagub independen.
"Kami syukuri kami dinyatakan lolos. Ini bagian dari kuasa Tuhan yang sedang bekerja untuk rakyat Jakarta," katanya.
Dengan demikian, Dharma yang maju melalui jalur perseorangan kemungkinan besar akan bertarung dengan mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang diusung oleh 12 partai politik (parpol). Muncul isu, Dharma merupakan cagub yang dipersiapkan atau cagub boneka untuk memuluskan langkah Ridwan Kamil menjadi gubernur Jakarta.
Baca Juga
Soal Kotak Kosong di Pilkada Jakarta, KPU DKI Ungkap Kondisinya
Merespons isu itu, Dharma tak membantah atau membenarkan. Purnawirawan yang pernah menjabat wakil kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) itu menyebut waktu yang akan menjawab isu tersebut.
"Seperti yang kami katakan, kami bergerak sebelum ada pemenangan pemilu. Isu itu boleh berkembang, biar waktu menjawab. Saya tidak membantah, biar waktu yang menjawab," katanya.

