Begini Perkembangan PDN Cikarang, Jadi Diresmikan 17 Agustus 2024?
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkapkan perkembangan proyek Pusat Data Nasional (PDN) Cikarang, Jawa Barat yang rencananya akan diresmikan pada peringatan HUT RI ke-79, 17 Agustus 2024 mendatang.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Hokky Situngkir mengatakan pembangunan PDN di Greenland International Industrial Centre, Kawasan Industri Kota Deltamas itu tetap berjalan di tengah kisruh serangan ransomware ke Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2. Sejauh ini, proses pembangunan infrastrukturnya sudah mencapai 70%.
“(Pembangunan infrastruktur) sudah sekitar 70%. Desainnya sudah lebih dari 80%, saya enggak tahu angka persisnya. Tetapi itu sudah cukup kalau bicara timeline (linimasa) pembangunannya. Sesungguhnya (linimasanya) tidak terganggu,” katanya dalam sebuah diskusi bersama awak media di Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Jumat (8/9/2024).
Baca Juga
Menkominfo Ungkap Rencana Peresmian PDN Cikarang, Jadi 17 Agustus 2024?
Dirjen yang baru dilantik tiga pekan lalu itu belum bisa memastikan apakah peresmian PDN Cikarang akan tetap dilakukan pada 17 Agustus 2024 sesuai dengan rencana awal. Namun yang jelas, jika rencana tersebut terealisasi pusat data tersebut belum bisa langsung dioperasikan penuh.
“Baru bisa aktif (beroperasi awal tahun depan. Tetapi secara umum infrastruktur, desain, dan proses-prosesnya sudah naik berapa persen dari bulan sebelumnya,” ungkapnya.
Hokky mengatakan pengoperasian PDN Cikarang akan memperhatikan beberapa hal krusial, khususnya yang berkaitan dengan insiden serangan ransomware terhadap PDNS 2 beberapa waktu lalu. Termasuk di antaranya adalah sistem keamanan hingga pencadangan data (backup) yang menjadi sorotan publik.
Baca Juga
Kemudian, Hokky juga memastikan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) yang mewajibkan setiap instansi pemerintah melakukan pencadangan data diterbitkan sebelum pengoperasian PDN Cikarang.
“Itu dikebut siang malam biar jadi lesson learned (pembelajaran), kalau enggak sebelum (pengoperasian PDN Cikarang), bukan lesson learned dong,” ujarnya.
Sebelumnya, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Usman Kansong menyebut PDN Cikarang tidak akan langsung beroperasi setelah diresmikan pada 17 Agustus 2024. Kemenkominfo bersama dengan pihak terkait masih akan menyiapkan sistem pendukung operasional pusat data tersebut, termasuk sistem keamanan untuk mencegah terjadinya serangan siber.
"Kemudian yang harus kita siapkan itu jeroannya, sistemnya. Dalamnya itu harus kita siapkan mudah-mudahan paling lambat awal tahun depan itu sudah bisa beres dan beroperasi. Jadi yang dimaksud Agustus itu (peresmian) fisik bangunannya," katanya ketika ditemui di Kemenkominfo, Jumat (26/7/2024).
Baca Juga
Pusat Data Pemerintah Dibayangi Ancaman Jika Tak Lakukan Ini
Pembangunan PDN Cikarang menelan biaya sebesar € 164 juta euro dengan 85% pembiayaan dari pemerintah Prancis dan sisanya adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni. Pusat data tersebut nantinya memiliki prosesor 25.000 cores, lalu memorinya mencapai 200 TB, sementara itu penyimpanannya atau storage sebesar 40 PB, dan akan ditenagai oleh listrik secara mekanikal sebesar 20 MW.
Selain PDN Cikarang, pemerintah diketahui akan membangun tiga PDN untuk memenuhi kebutuhan layanan publik di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dan Batam, Kepulauan Riau.

