Mendikdasmen Pimpin Upacara Hardiknas 2026 di Banyuwangi
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Taman Blambangan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026).
Seusai upacara, Abdul Mu'ti mengatakan, peringatan Hardiknas tahun ini merupakan peringatan yang paling meriah.
"Alhamdulillah peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Banyuwangi ini merupakan perayaan paling meriah di Indonesia," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti dikutip dari Antara.
Baca Juga
Hardiknas 2026, Ini 15 Tranformasi Pendidikan di Era Educator in Chief Prabowo Subianto
Ia menyampaikan perayaan Hardiknas 2026 di kabupaten paling ujung timur Pulau Jawa itu menjadi paling meriah di Indonesia karena dinilai berhasil memadukan kearifan lokal dengan semangat kemajuan pendidikan.
Abdul Mu'ti menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi Pemkab Banyuwangi, Forkopimda, tenaga pendidik, seniman, orang tua siswa dan siswa yang telah berkolaborasi menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif.
Kemeriahan peringatan Hardiknas 2026 di Banyuwangi ini, lanjutnya, harus menjadi spirit dan semangat bersama untuk memperkuat partisipasi semesta dalam rangka mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
"Dan sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto kita harus membangun generasi unggul, kuat, hebat karena mereka yang akan memajukan Indonesia, menjadi negara maju dan bermartabat," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti.
Baca Juga
Peringati Hardiknas 2026, IKA UNJ Desak Optimalisasi Dana Abadi Pendidikan dan Sinkronisasi Industri
"Semangat Hari Pendidikan Nasional inilah harus terus ditingkatkan dan sehingga kita semuanya semakin bersungguh-sungguh untuk memajukan pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa," katanya menambahkan.
Dalam upacara Hardiknas 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Mendikdasmen Abdul Mu'ti didampingi langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, dan dihadiri pula Forum Kooordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, serta ribuan pelajar peserta upacara.

