Hardiknas 2026, Ini 15 Tranformasi Pendidikan di Era Educator in Chief Prabowo Subianto
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan. Selama 1,5 tahun memimpin, Prabowo telah meluncurkan berbagai program dan kebijakan dengan anggaran besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Berbagai program dan kebijakan itu didukung dengan anggaran yang besar. Anggaran pendidikan dalam APBN 2026 mencapai Rp 757,8 triliun atau naik 9,8% dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga
Seusai meninjau SMAN 1 Cilacap, Rabu (29/4/2026) Prabowo menekankan pendidikan merupakan kunci kebangkitan Indonesia. Untuk itu, Prabowo memastikan bakal investasi besar-besaran di sektor pendidikan untuk masa depan Indonesia. Kepala Negara ingin memastikan setiap anak Indonesia mendapat pendidikan yang terbaik.
"Sekolah adalah sangat penting, pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa kita, saya akan menaruh perhatian dan saya akan investasi besar besaran di bidang pendidikan untuk masa depan bangsa kita semuanya, setiap anak Indonesia harus dikasih diberikan pendidikan yang terbaik, mereka yang lulus juga kita harus siapkan untuk bekerja dengan baik," katanya.
Pada momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati tiap 2 Mei, berikut 15 program dan kebijakan Prabowo di bidang pendidikan. Berbagai program dan kebijakan ini menandai transformasi pendidikan Indonesia.
15 Transformasi Pendidikan Indonesia di era “Educator in Chief” Prabowo Subianto:
1. Tunjangan guru ditransfer langsung dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ke rekening setiap guru. Tidak lagi lewat pemerintah daerah, tidak lagi ada penundaan apalagi pemotongan.
2. Makan bergizi gratis (MBG) sudah menjangkau 62 juta penerima manfaat. Indonesia bagian dari 110 negara yang memberikan MBG di sekolah. Tingkat kehadiran anak di sekolah meningkat, capaian pendidikan naik.
3. Cek kesehatan gratis (CKG) pada 2025 mencapai 70 juta peserta termasuk anak-anak di sekolah. Integrasi kesehatan dengan upaya wujudkan pendidikan unggul.
4. 16.140 sekolah telah direnovasi tuntas di 2025, disusul 70.000 sekolah di 2026 dan 100.000 sekolah di 2027. Seluruh sekolah dengan fasilitas rusak dan rusak berat akan direnovasi tuntas sebelum 2028. Belajar di sekolah jadi lebih nyaman.
5. Telah dibagikan 288.180 papan interaktif digital (IFP). On track seluruh kelas di Indonesia dapat IFP. Konten pendidikan berkelas dunia, plus lab fisika, kimia, bahasa virtual tersedia di web https://rumah.pendidikan.go.id/ruang/murid bisa diakses siapa saja, kapan saja.
6. Telah dimulai pelatihan tambahan untuk 70.000 lulusan SMA, SMK dan Madrasah Aliyah agar memiliki kompetensi bahasa dan skill bisa bekerja sebagai BMI terampil di luar negeri.
7. Telah terlaksana magang nasional 2025 dengan 102.696 peserta di 8.054 institusi, 6 bulan bekerja bermakna dengan tunjangan UMR dari negara. Sebagian peserta magang mendapat offer kerja penuh waktu dari institusinya. Tahun ini akan dibuka Magang Nasional 2026.
Baca Juga
Kejar Target, Kemensos Kerahkan 60.000 Pekerja Bangun Sekolah Rakyat Permanen
8. Telah dibuka 166 Sekolah Rakyat SD-SMA berasrama rintisan untuk saudara-saudara kita di Desil 1 & 2 DTSEN. On track dibangun 500 Sekolah Rakyat. Pendidikan asrama terbaik untuk yang paling membutuhkan.
9. Telah dibuka 2 kampus baru SMA Taruna Nusantara (SMA TN) di Cimahi dan Malang, segera dibuka Juli 2026 SMA TN IKN, Pagar Alam dan Tomohon. Seluruh siswa siswi SMA TN full beasiswa. Akses pendidikan asrama khas TN semakin besar.
10. Tahun ini S1 Unhan beri 1.570 beasiswa penuh untuk 9 fakultas termasuk Kedokteran Militer.
11. Segera dibuka 4 Sekolah Garuda baru di Juli 2026, menuju 20 Sekolah Garuda baru dan 80 Sekolah Garuda Transformasi. Negara hadir berikan pendidikan khusus untuk anak bangsa cerdas istimewa, bakat istimewa.
12. Telah dimulai Beasiswa S1 Garuda untuk studi S1 STEM di luar dan dalam negeri, memperkuat LPDP yang beri beasiswa S2 dan S3 di kampus terbaik luar dan dalam negeri.
13. Telah dicanangkan untuk dibangun 500 Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) untuk jadi _learning center of excellence_ di setiap daerah.
14. Telah dicanangkan untuk dibangun 10 universitas baru berbasis STEM+Medical yang bekerja sama dengan kampus-kampus Top 100 Dunia.
15. Akan segera diberikan bantuan perlengkapan sekolah seperti buku tulis untuk setiap anak yang membutuhkan.

