Hari Kartini, Ini Daftar Menteri dan Wamen Perempuan di Kabinet Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Perjuangan RA Kartini agar perempuan Indonesia mendapat hak yang sama dengan kaum pria menjadi inspirasi bagi para perempuan hingga saat ini. Kaum perempuan Indonesia saat ini banyak berkiprah di berbagai lini kehidupan, termasuk dalam bidang pemerintahan.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka saat ini menaruh perhatian pada kaum perempuan. Banyak perempuan yang menduduki posisi strategis di Kabinet Merah Putih. Kehadiran mereka di kabinet bukan hanya menunjukkan emansipasi wanita yang diperjuangkan Kartini. Lebih dari itu, jabatan yang diemban menunjukkan para perempuan Indonesia memiliki kapasitas dalam membangun bangsa.
Baca Juga
Hari Kartini 2026, Puan Maharani: Perempuan Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan
Pada momen Hari Kartini yang diperingati tiap 21 April, berikut daftar perempuan yang menjabat sebagai menteri atau wakil menteri (wamen) di Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka:
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choliri Fauzi yang lahir pada 28 Juli 1969 dikenal sebagai aktivis perempuan Nahdlatul Ulama (NU). Arifatul Fauzi merupakan ketua umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU, salah satu badan otonom NU.
Selain itu, Arifatul juga anggota Komisi Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebelum dilantik sebagai menteri PPPA, Arifatul merupakan wakil ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Menkomdigi Meutya Viada Hafid
Menteri Komunikasi dsn Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid atau Meutya Hafid memiliki latar belakang sebagai jurnalis televisi. Nama Meutya Hafid dikenal luas saat bersama kameramen Budiyanto diculik dan disandera di Irak pada Februari 2005 silam. Meutya kemudian meluncurkan buku 168 Jam dalam Sandera: Memoar Seorang Jurnalis yang Disandera di Irak yang mengisahkan pengalamannya disandera.
Karier politik Meutya dimulai saat maju sebagai calon wakil wali kota Binjai mendampingi Dhani Setiawan Isma pada Pilkada Binjai 2010. Namun, pasangan yang diusung Partai Golkar, Demokrat, Hanura, PAN, Patriot, P3I, PDS, dan 16 partai lainnya itu kalah.
Meutya kemudian dilantik sebagai anggota DPR dari Fraksi Golkar pada Agustus 2010 menggantikan Burhanuddin Napitupulu yang meninggal dunia. Selanjutnya, Meutya berkiprah sebagai anggota DPR hingga terpilih kembali sebagai anggota DPR pada Pemilu 2024 lalu. Meutya kemudian dilantik Presiden Prabowo sebagai menkomdigi menggantikan Budi Arie Setiadi pada September 2025.
Menpan RB Rini Widyantini
Sebelum menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini merupakan pejabat karier di lingkungan Kemenpan RB. Perempuan kelahiran 29 Mei 1965 ini memulai kariernya sebagai analis kebijakan pada Asisten Deputi Urusan Pelaksanaan Kebijakan Kemenpan RB pada 1997 silam. Selanjutnya, Rini menjabat sejumlah posisi mulai dari kepala Subbidang Penyusunan Kebijakan Kelembagaan Non-Departemen, Kabid Penyusunan Kebijakaan Kelembagaan Non-Departemen, Kabid Desan Kelembagaan Non-Departemen.
Karier Rini berlanjut dengan menjabat sebagai Asisten Deputi Kelembagaan Perekonomian, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Kelembagaan, staf ahli menteri PAN RB bidang hukum, deputi bidang kelembagaan hingga menjabat sebagai sekretaris Kemenpan RB pada 2022.
Menpar Widiyanti Putri Wardhana
Widiyanti Putri Wardhana dikenal sebagai seorang pengusaha perempuan. Sebelum menjabat sebagai Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri dikenal sebagai pendiri dan pemimpin Teladan Group, sebuah perusahaan investasi yang kini berfokus pada agrobisnis, energi, industri, properti, dan media.
Selain dunia usaha, Perempuan kelahiran 8 Desember 1970 itu juga dikenal karena aktivitas sosialnya. Widiyanti Putri Wardhana merupakan sekjen Yayasan Jantung Indonesia (YJI) periode 2018-2024, pendiri Yayasan Teladan Utama, dan anggota Yayasan Warisan Budaya Indonesia. Selain itu, Widiyanti juga merupakan Dewan Pengawas Yayasan Kawula Madani.
Wamen PPPA Veronica Tan
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan yang lahir pada 4 Desember 1977 merupakan lulusan jurusan arsitektur Universitas Pelita Harapan. Selain itu, Veronica merupakan ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Jakarta.
Wamendagri Ribka Haluk
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk merupakan birokrat yang mengawali kariernya sebagai PNS di Kabupaten Jayawijaya pada 2001. Karier perempuan kelahiran 10 Januari 1971 itu berlanjut di Pemprov Papua dengan menjabat sebagai kepala Dinas Kesejahteraan Sosial dan Masyarakat Terisolir Provinsi pada 2013. Ribka selanjutnya menjabat sebagai kepala Dinas Sosial dan Pemukiman Provinsi.
Selain itu, Ribka Haluk menjadi penjabat bupati di dua kabupaten, yakni sebagai Bupati Mappi pada 2017 dan penjabat bupati Yalimo pada 2021. Karier Ribka berlanjut ke pemerintah pusat dengan mengemban jabatan sebagai staf ahli Kementerian Dalam Negeri bidang Aparatur dan Kepentingan Publik.
Selanjutnya, Ribka dilantik sebagai sekretaris daerah Papua Tengah. Ribka juga ditunjuk sebagai penjabat gubernur Papua Tengah pada November 2022 hingga Oktober 2024. Selain menjabat sebagai wamendagri, Ribka saat ini mengemban tugas sebagai anggota Komite Eksektutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.
Wamendiktisaintek Stella Christie
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (wamendiktisaintek) Stella Christie merupakan seorang akademisi dan ilmuwan kognitif. Stella Christie merupakan guru besar di Tsinghua University Beijing.
Stella juga merupakan direktur di Child Cognition Center. Selain itu, ia juga anggota Governing Board untuk Cognitive Science Society.
Selama masa pendidikannya, perempuan kelahiran Medan, 11 Januari 1979 itu menerima beberapa beasiswa prestisius, termasuk beasiswa ASEAN dari Pemerintah Singapura dan beasiswa dari United World College untuk melanjutkan pendidikan di Red Cross Nordic United World College, Norwegia. Pada 1999, Stella menerima beasiswa penuh dari Harvard University dan lulus dengan predikat magna cum laude with Highest Honors pada 2004. Stella kemudian melanjutkan pendidikan S3 di Northwestern University dan meraih gelar PhD pada 2010. Stella menyelesaikan penelitian postdoktoral di University of British Columbia, Kanada pada 2012.
Stella memulai karier akademiknya sebagai tenure track assistant professor di Swarthmore College, Amerika Serikat. Pada 2018, ia diangkat sebagai Tenured Associate Professor. Dengan tawaran dari berbagai universitas internasional, Stella memilih bergabung dengan Tsinghua University
.
Wamen P2MI Christina Aryani
Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani merupakan mantan dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya. Sebelum dilantik Prabowo sebagai wamen P2MI, Christina merupakan anggota DPR dari Fraksi Golkar pada periode 2019-2024.
Christina Aryani yang lahir pada 17 Juli 1975 mengawali kiprahnya di politik dengan menjabat sebagai wakil ketua umum ormas MKGR pada 2016. Selain itu, Christina juga sempat berkarier di sejumlah perusahaan ternama, seperti PT Jakarta Monorail, PT Hermawan Juniarto Sinergi Kapital, dan China Communications Construction Indonesia.
Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri
Wakil Menteri Perdagangan (wamendag) Dyah Roro merupakan politikus muda Partai Golkar yang lahir pada 25 Mei 1993. Dyah Roro mengawali karier profesional di tahun 2016 dengan menjabat sebagai direktur eksekutif Indonesian Energy and Environmental Institute (IE2I), sebuah non-government organization (NGO) didirikannya bersama sang adik Satya Hangga Yudha.
Dyah Roro terjun ke panggung politik dengan maju sebagai calon anggota DPR pada Pemilu 2019.
Di parlemen, Dyah Roro membidangi komisi VII yang menangani urusan energi, riset, teknologi dan industri.
Wamen PU Diana Kusumastuti
Sebelum dilantik Presiden Prabowo sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU), Diana Kusumastuti merupakan direktur jenderal cipta karya Kementerian PUPR. Perempuan kelahiran 17 Juli 1967 ini merupakan lulusan sarjana Undip dan magister ITB.
Selama berkarier, Diana aktif mengembangkan sejumlah kawasan. Salah satunya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Wamendukbangga Isyana Bagoes Oka
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wanendukbangga) Isyana Bagoes Oka merupakan politikus dan anggota Dewan Pembina PSI. Sebelum terjun ke dunia politik, Isyana dikenal sebagai jurnalis dan pembawa acara berita.
Perempuan kelahiran 13 September 1980 ini memulai kariernya dari modeling dengan meraih penghargaan juara favorit pilihan pembaca pada pemilihan Wajah Femina tahun 2000.
Wamenpar Ni Luh Puspa
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati atau yang dikenal dengan nama Ni Luh Puspa memiliki latar belakang sebagai jurnalis. Kariernya di dunia jurnalistik dimulai pada 2010 saat magang di sebuah radio lokal di Makassar.
Ni Luh Puspa yang lahir pada 18 November 1986 itu kemudian bergabung dengan Sun TV Makassar pada 2012. Nama Ni Luh Puspa makin dikenal saat bergabung dengan Kompas TV menjadi wartawati dan pembawa acara.
Baca Juga
Kartini Modern di Industri Migas, Perempuan Ambil Peran Strategis
Wamenekraf Irene Umar
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar dikenal sebagai pengusaha dan inovator di bidang ekonomi kreatif. Irene dikenal melalui perannya sebagai CEO dan pendiri W3GG, serta sebagai managing partner di Discovery Nusantara Capital (DNC).
Sebagai managing partner di Discovery Nusantara Capital (DNC), wanita kelahiran 2 November 1984 itu menunjukkan kepemimpinan yang visioner dalam mendorong investasi di sektor ekonomi kreatif, khususnya ekosistem gaming.
Selain itu, Irene Umar adalah co-founder One Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Irene juga memimpin inisiatif fun2bkind atau ebelumnya dikenal sebagai BerbagiLoka, sebuah program filantropi yang bertujuan untuk membagikan makanan gratis kepada mereka yang membutuhkan.
Wamenkop Farida Farichah
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah dikenal sebagai aktivis Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Perempuan kelahiran Grobogan, 20 Juli 1986 itu bergabung dalam struktur Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Tengah periode 2007-2009. Di badan otonom NU itu, Farida mengemban tugas sebagai wakil sekretaris PP IPPNU 2009-2012 dan menjadi ketua umum PP IPPNU 2012-2015.
Saat ini Farida menduduki posisi wakil sekretaris Fatayat NU untuk periode 2022-2027. Sebelumnya ia juga pernah menduduki jabatan wakil ketua DPP KNPI 2015-2018. Selain itu ia juga aktif sebagai sekretaris Bidang Kerja Sama Luar Negeri DPP PKB 2024-2029 dan sekretaris Bidang Organisasi DPP Perempuan Bangsa 2024-2029.
Farida pernah menjabat sebagai asisten ahli Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (2012–2014) dan tenaga ahli anggota DPR sejak 2014 hingga 2025.
Selain menteri dan wakil menteri, terdapat pejabat setingkat menteri di Kabinet Merah Putih yang merupakan perempuan, yakni Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.
Sebelum menjabat sebagai Kepala BPS, Amalia atau akrab disapa Winny pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Winny pernah menjabat sebagai Direktur Perdagangan, Investasi, dan Kerjasama Ekonomi Internasional, Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik, Staf Ahli Menteri Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan, dan Deputi Bidang Ekonomi.

