Hari Kartini 2026, Puan Maharani: Perempuan Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan
JAKARTA, investortrust.id — Ketua DPR Puan Maharani menegaskan perempuan Indonesia kini bukan lagi sekadar pelengkap atau objek pembangunan, melainkan subjek aktif yang menentukan arah perjalanan bangsa. Hal tersebut disampaikan Puan dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Ke-17 Masa Persidangan IV Tahun 2025–2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026) bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.
Puan menekankan di era sekarang, kapasitas perempuan sudah tidak perlu diragukan lagi. Momentum Hari Kartini, menurutnya, harus menjadi titik balik untuk melihat seberapa jauh sistem di Indonesia mampu mengakomodasi kepemimpinan perempuan.
Baca Juga
Hari Kartini, Puan Tegaskan Perempuan Subjek Aktif yang Ikut Tentukan Sejarah Bangsa
“Perempuan Indonesia sudah tidak perlu membuktikan bahwa mereka mampu. Pertanyaan hari ini bukan lagi ‘apakah’, melainkan ‘seberapa jauh’ dan ‘dengan sistem seperti apa’,” ujar Puan.
Menurut Puan, pelibatan perempuan dalam proses pembangunan nasional seharusnya bukan hanya sekadar menjalankan kebijakan afirmatif atau memenuhi kuota semata. Ia menilai hal tersebut merupakan bentuk kesadaran atas penghargaan harkat manusia sekaligus strategi tepat untuk memperkuat daya saing bangsa.
Puan juga menyoroti istilah merawat kehidupan yang sering disematkan kepada perempuan. Ia memperingatkan agar makna tersebut tidak disempitkan hanya pada persoalan domestik.
"Jangan sampai kita mereduksi makna dari kata ‘merawat’ menjadi persoalan domestik semata yang seolah tidak memiliki hubungan dengan kemajuan bangsa," tegasnya.
Lebih lanjut, perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua DPR ini mendorong agar perspektif perempuan dihadirkan secara nyata dalam setiap proses pengambilan keputusan. Mengingat populasi perempuan mencapai setengah dari jumlah penduduk Indonesia, pengalaman unik mereka dinilai krusial untuk menciptakan perubahan positif.
Puan menegaskan perempuan tidak cukup hanya diberi kursi di meja kekuasaan, tetapi juga harus memiliki peran dalam menentukan struktur kekuasaan itu sendiri.
"Perempuan bukan hanya perlu duduk di ruangan pengambil keputusan, melainkan juga harus ikut merancang ruangan itu sendiri," tambahnya.
Baca Juga
Mengakhiri pesannya, Puan mengajak seluruh perempuan hebat di tanah air untuk terus berinovasi dan berkontribusi di berbagai bidang tanpa ragu.
"Selamat memperingati Hari Kartini tahun 2026. Mari terbang tinggi untuk membawa Indonesia semakin lebih maju," ucapnya.

