ITSEC Asia (CYBR) Luncurkan Solusi Siber Enterprise, Bidik Ekspansi Lebih Agresif 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) mempercepat ekspansi bisnis pada 2026 melalui peluncuran solusi keamanan siber terbaru berbasis institusi guna menjawab meningkatnya ancaman siber di Indonesia.
Perseroan merilis IntelliBron Aman Enterprise, solusi keamanan siber mobile yang dirancang untuk melindungi seluruh anggota institusi, mulai dari karyawan, siswa, hingga aparatur pemerintah tanpa biaya individu. Melalui skema ini, institusi menjadi pihak yang berlangganan sehingga mampu memperluas basis pengguna secara signifikan.
Langkah ini dinilai strategis di tengah meningkatnya ancaman siber yang menyasar perangkat pribadi. Model bisnis berbasis institusi juga membuka potensi pendapatan berulang (recurring income) serta mempercepat penetrasi pasar di sektor pendidikan, pemerintahan, dan korporasi.
Baca Juga
Laba ITSEC Asia (CYBR) Melonjak di 2025, Pendapatan Tumbuh 62% Berkat Ekspansi AI
Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan, peluncuran produk ini menjadi bagian dari transformasi bisnis perusahaan yang semakin matang. “Pencapaian kami tidak hanya tercermin dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga fondasi yang semakin kuat sebagai perusahaan keamanan siber yang berkelanjutan dan profitable,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (13/4/2026).
Kinerja keuangan perseroan turut mencerminkan momentum tersebut. Sepanjang 2025, ITSEC Asia mencatat pendapatan sebesar Rp527,1 miliar atau tumbuh sekitar 62% secara tahunan, dengan laba bersih mencapai Rp65,4 miliar.
Pertumbuhan ini mempertegas posisi perseroan sebagai pemain utama di industri keamanan siber nasional. Saat ini, ITSEC Asia memiliki lebih dari 300 klien aktif dan telah menyelesaikan lebih dari 7.000 proyek di berbagai sektor strategis seperti keuangan, telekomunikasi, energi, dan pemerintahan.
Baca Juga
ITSEC Asia (CYBR) Akan Stock Split 1:2, Perluas Basis Investor
Menurut Patrick, ancaman siber di Indonesia semakin kompleks dan berdampak langsung pada masyarakat, terutama melalui perangkat mobile. “Ancaman di ponsel bukan lagi abstraksi teknis, tetapi penipuan finansial hingga pencurian data yang merugikan secara nyata,” katanya.
Melalui IntelliBron Aman Enterprise, perseroan mengusung pendekatan perlindungan dari sisi hulu hingga perangkat pengguna. Solusi ini diharapkan mampu menutup celah keamanan yang muncul dari penggunaan perangkat pribadi di lingkungan kerja maupun pendidikan.
Ke depan, ITSEC Asia (CYBR) juga memperkuat strategi jangka panjang melalui pengembangan talenta digital lewat ITSEC Cyber and AI Academy guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan keamanan siber dan kecerdasan buatan.
Dengan ekspansi produk dan penguatan ekosistem, ITSEC Asia optimistis dapat menangkap peluang pertumbuhan industri keamanan siber yang kian besar, sekaligus mendukung transformasi digital nasional yang aman dan berkelanjutan.

