ITSEC Asia (CYBR) Akan Stock Split 1:2, Perluas Basis Investor
JAKARTA, investortrust.id – PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2. Aksi ini bertujuan untuk memperluas akses investor serta meningkatkan likuiditas perdagangan saham CYBR di bursa efek.
Melalui aksi korporasi ini, jumlah saham beredar emiten keamanan siber tersebut akan meningkat dari sekitar 6,71 miliar saham menjadi 13,43 miliar saham. Nilai nominal saham juga akan disesuaikan dari Rp 25 menjadi Rp 12,50 per lembar. Stock split akan dilaksanakan setelah meraih restu Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 16 April 2026.
Manajemen menilai bahwa stock split ini bisa menarik banyak investor ritel masuk, sehingga basis pemegang saham CYBR meluas.
Baca Juga
IHSG Dibuka Rebound Signifikan 1,44%, Saham Big Cap Ini Melesat
Selain itu, perseroan melakukan penyesuaian terhadap Waran Seri I (CYBR-W). Jumlah waran akan meningkat dari sekitar 240 juta menjadi 480 juta waran, sementara harga pelaksanaan disesuaikan dari Rp 400 menjadi Rp 200 per waran.
Direktur Utama dan CEO ITSEC Asia (CYBR) Patrick Dannacher mengatakan bahwa stock split tersebut mencerminkan optimisme perusahaan terhadap prospek pertumbuhan sektor keamanan siber.
“Pemisahan saham ini mencerminkan kepercayaan kami terhadap trajektori pertumbuhan ITSEC dan keyakinan kami bahwa komunitas pemegang saham yang lebih luas dan beragam memperkuat perusahaan dalam jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (10/3/2026).
Baca Juga
Dia menambahkan, kebijakan ini juga membuka peluang yang lebih luas bagi investor untuk berpartisipasi dalam pengembangan industri keamanan digital. “Seiring dengan matangnya sektor cybersecurity dan AI Indonesia, kami ingin lebih banyak investor, dari peserta retail hingga mitra institusional, memiliki titik masuk yang mudah dijangkau ke dalam perusahaan yang membangun kemampuan keamanan kritis dari Indonesia untuk pasar global,” tegasnya.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memberikan persetujuan awal atas rencana stock split CYBR melalui surat tertanggal 24 Februari 2026. Jika disetujui dalam RUPSLB, saham dengan nilai nominal baru diperkirakan mulai diperdagangkan pada 26 Mei 2026.
Perseroan juga memastikan tidak ada rencana aksi korporasi lain yang memengaruhi jumlah saham dalam enam bulan setelah stock split efektif, guna menjaga stabilitas struktur permodalan perusahaan.

