Makmur Dukung OJK dan APRDI Perkuat Literasi Reksa Dana di Jawa Tengah
SEMARANG, investortrust.id - PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur), perusahaan wealth tech berizin OJK yang menghadirkan layanan investasi reksa dana dan saham berpartisipasi aktif dan mendukung program SOSEDU APRDI 2026. Salah satu rangkaian acara dari program tersebut digelar di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Semarang, pada 9 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Road to Pekan Reksa Dana 2026, rangkaian roadshow 5 kota yang digelar APRDI bersama OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI), mencakup Surabaya, Semarang,Medan, Makassar, dan Bandung, sebagai pre event menuju puncak acara Pekan Reksa Dana 2026 pada 27 April 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Kegiatan di Semarang bertujuan memperkuat pemahaman 30 orang perwakilan media mengenai reksa dana serta program investasi terencana dan berkala yang tengah disosialisasikan secara nasional. Hadir dalam acara ini Hidayat Prabowo selaku Kepala Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah dan Gresia Kusyanto selaku Ketua Panitia SOSEDU APRDI 2026. Dalam sesi inklusi reksa dana, PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) turut hadir sebagai mitra dan narasumber yang diwakili oleh Merry Putri Sirait, bersama PT Panin Asset Management.
Baca Juga
Makmur Raih Capaian Manis di Most Trusted Financial Brand 2026
Direktur Utama Makmur, Sander Parawira, saat ini menjabat sebagai Co-Chair PAPERDO periode 2025–2028 di bawah naungan APRDI, forum kolaborasi yang mendorong inovasi, literasi, dan kepatuhan industri reksa dana digital Indonesia.
Hidayat Prabowo menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan kini menjadi kebutuhan mendesak di tengah akses investasi yang semakin luas. Inklusi yang tinggi merupakan pencapaian yang positif, namun harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat dapat berinvestasi secara bijak.
“Tantangan yang dihadapi industri ini bukan hanya membuka akses, tetapi juga memastikan masyarakat benar-benar memahami manfaat, risiko, dan cara memilih produk investasi yang tepat. Reksa dana, khususnya reksa dana pasar uang, bisa menjadi entry point bagi investor pemula. Oleh karena itu, kami terus mengingatkan masyarakat agar hanya berinvestasi pada produk yang terdaftar dan diawasi OJK,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (13/4/2026).
Hidayat juga menekankan bahwa sinergi kuat antara regulator, industri, media, dan komunitas menjadi kunci untuk melindungi masyarakat dari investasi ilegal sekaligusmendorong partisipasi yang sehat dan berkelanjutan di industri reksa dana.
Gresia Kusyanto menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye #ReksaDanaAja, sebuah inisiatif APRDI untuk mendorong literasi dan inklusi reksa dana yang lebih luas di Indonesia. Ia menekankan bahwa reksa dana merupakan pilihan investasiyang layak dipertimbangkan oleh masyarakat luas.
Dibandingkan instrumen konvensional seperti deposito yang mengharuskan investor menunggu hingga jatuh tempo, reksa dana menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi, dana dapat dicairkan kapan saja sesuai kebutuhan. Selain itu, reksa dana kini dapat dimulai dengan investasi awal yang sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000, menjadikan reksa dana pilihan yang relevan dan terjangkau bagi masyarakat luas.
Perkembangan Pasar Modal Jawa Tengah dan Program PINTAR Reksa Dana Data OJK mencatat pertumbuhan positif di pasar modal Jawa Tengah. Per Januari 2026, jumlah Single Investor Identification (SID) mencapai 3,38 juta, tumbuh 105,29% year on year (yoy), dengan reksa dana sebagai kontributor terbesar dengan 2,17 juta SID atau 63,98% dari total. Nilai penjualan APERD turut mencatat kenaikan signifikan sebesar 269,34% yoy, mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap reksa dana.
Sejalan dengan momentum ini, Program PINTAR Reksa Dana hadir sebagai inisiatif nasional OJK untuk mendorong kebiasaan investasi yang disiplin dan konsisten melalui penyetoran dana tetap secara berkala, menggabungkan prinsip power of compounding dan dollar cost averaging (DCA).
Program ini tersedia dalam dua kategori: PINTAR Reksa Dana Umum untuk seluruh lapisan masyarakat, serta PINTAR Reksa Dana - SiMUDA Investasiku khusus bagi pemuda usia 18–30 tahun. Keduanya menawarkan produk dengan profil risiko konservatif, bebas biayas ubscription dan redemption (bagi investor dengan periode penguncian 3 tahun), dan dapat dimulai dari Rp 10.000.
Baca Juga
Makmur Resmi Luncurkan Fitur Investasi Saham, Gandeng OCBC Sekuritas
Dengan lebih dari 1 juta pengguna, Makmur terus memperluas jangkauan investasi di Indonesia. Didirikan oleh para pakarteknologi dan finansial berpengalaman di Silicon Valley dan Wall Street, Makmur menerapkan teknologi analisis berbasis data untuk membantu setiap investor dalam membangun kekayaan jangka panjang.
Kepercayaan ini diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan InfoVesta kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.

