Pasar Kripto Menghijau, Bitcoin Kembali ke Atas US$ 70.000
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Harga Bitcoin (BTC) naik melewati US$ 70.000 karena pasar berhasil membalikkan kerugian besar di awal pekan karena harapan akan kesepakatan Iran. Pasar aset berisiko, termasuk BTC mengalami reli di akhir hari Selasa setelah Axios melaporkan penerimaan positif Iran terhadap permintaan Pakistan untuk gencatan senjata selama dua minggu.
"Presiden telah diberitahu tentang proposal tersebut, dan tanggapan akan segera diberikan," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavit dilansir dari Coindesk, Rabu (8/4/2026).
Di bawah tekanan berat di awal sesi, Nasdaq naik dan ditutup sedikit di zona hijau. Kripto mengikuti dengan BTC pada perdagangan Rabu (8/4/2026) pukul 05.35 WIB tengah terpantau di posisi US$ 70.753 naik 2,2% dalam sehari dan 4,11% dalam sepekan. Tak hanya BTC, seluruh pasar kripto juga nampak menghijau juga. Ethereum (ETH) menguat 2,20% dalam sehari dan 4,11% dalam sepekan ke US$ 2.172, BNB juga terpantau naik 1,95% dalam sehari dan 0,06% dalam sepekan ke US$ 616,01.
Baca Juga
Di Kuartal II Bitcoin Tampak Masih Ragu, Altcoin Mulai Tunjukkan Arah?
Pasar kripto menunjukkan penguatan dalam perdagangan terbaru, tercermin dari kenaikan kapitalisasi pasar global yang mencapai US$ 2,39 triliun, atau naik sekitar 0,8%. Sejalan dengan itu, indeks CMC20 yang merepresentasikan kinerja 20 aset kripto terbesar juga menguat ke level 145,66, mencatat kenaikan 2,1%. Penguatan ini mengindikasikan adanya akumulasi pada aset-aset utama serta meningkatnya aktivitas beli di pasar.
Namun demikian, sentimen pasar masih berada dalam kategori fear (ketakutan), dengan indeks Fear & Greed berada di angka 39. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun harga mengalami kenaikan, pelaku pasar masih cenderung berhati-hati dan belum sepenuhnya percaya diri untuk melakukan ekspansi investasi secara agresif.
Kombinasi antara kenaikan harga dan sentimen yang masih lemah ini mencerminkan fase pasar yang belum stabil, di mana potensi kenaikan lanjutan masih terbuka, tetapi tetap dibayangi risiko volatilitas dalam jangka pendek.
Baca Juga
Sebelumnya, pasar memulai perdagangan dengan buruk pada Selasa setelah Presiden Trump mengatakan "seluruh peradaban akan mati," jika Iran tidak membuka Selat Hormuz sebelum batas waktu pukul 8 malam ET yang ditetapkannya. Pernyataan itu memicu kritik keras dari para politisi dan tokoh lain yang sebelumnya mendukung kampanye dan kepresidenannya, bahkan beberapa di antaranya menyerukan pemakzulan Trump.
Tonggak sejarah ini merupakan momen penting bagi mata uang kripto unggulan, yang kembali memicu diskusi tentang lintasan jangka panjangnya dan perannya dalam ekosistem keuangan modern. Pergerakan di atas level psikologis kunci ini mengikuti periode konsolidasi dan mencerminkan interaksi kompleks faktor makroekonomi, adopsi institusional, dan struktur pasar yang berkembang.

