IHSG Terjun 3,05% ke Level Terendah Baru dalam 8 Bulan Terakhir, Sebaliknya Saham PSDN, ROCK, dan DUTI Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/3/2026), ditutup anjlok sebanyak 224,91 poin (3,05%) ke level terendah baru dalam delapan bulan terakhir 7.137. Rentang pergerakan 7.132-7.362 dengan nilai transaksi Rp 11,83 triliun.
Penurunan indeks BEI hari ini tercatat yang paling buruk di kawasan Asia. Pelemahan tersebut dipicu kejatuhan seluruh sektors aham, seperti sektor material dasar melemah 3,87%, sektor industry 3,46%, sektor konsumer primer 3,55%, sektor teknologi 3,41%, sektor infrastruktur 3,86%, sektor transportasi 3,87%, dan sektor keuangan 1,60%.
Baca Juga
Prodia (PRDA) Raih Laba Bersih Rp 206 Miliar, Pendapatan Rp 2,28 Triliun
Kejatuhan dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham big cap, seperti saham DCII, DSSA, MLPT, MORA, AMMN, BYAN, BREN, EMAS, BNLI. Kejatuhan juga dipicu atas penurunan seluruh saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Meski IHSG terjun bebas, tiga saham berikuti justru berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), saham PSDN naik 34,95% menjadi Rp 139, ROCK naik 24,86% menjadi Rp 2.260, dan DUTI menguat 24,81% menjadi Rp 4.880. Kenaikan juga melanda saham ASPR naik 24,82% menjadi Rp176, TIFA naik 15,24% menjadi Rp 378, dan BESS melesat 11,63% menjadi Rp 1.440.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 27,28 poin (0,37%) menjadi 7.362,12 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 1 triliun. Net buy terbanyak disumbangkan saham ADRO Rp 209,73 miliar, AADI senilai Rp 196,34 miliar, dan BMRI mencapai Rp 184,83 miliar.
Baca Juga
Menkeu Tak Tahu soal Rencana Menaikkan Defisit APBN di Atas 3% PDB
Pelemahan tersebut sejalan dengan penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar, konsumer primer, sektor property, sektor infrastruktur, sektor industry, dan sektor industry.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut masih berhasil catatkan kenaikan harga pesat, seperti saham KUAS naik 29,89% menjadi Rp 113, ALKA menguat 24,57% menjadi Rp 1.090, CSMI naik 20% menjadi Rp 96, KINO menguat 17,06% menjadi Rp 1.235, dan KSIX naik 16,23% menjadi Rp 358.

