Stok Tinggal 1 Juta, Bitcoin Pekan Ini Sudah Ditambang 20 Juta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pasokan Bitcoin (BTC) diperkirakan akan mencapai tonggak baru dengan penambangan (mining) koin ke-20 juta dalam waktu dekat. Pencapaian ini menegaskan batas maksimum pasokan Bitcoin yang tetap sebesar 21 juta koin.
Melansir Cryptonews, Senin (9/3/2026) disebutkan bahwa tonggak tersebut tidak akan mengubah protokol jaringan, jadwal penerbitan, maupun mekanisme halving yang telah ditetapkan. Proses penambangan diperkirakan masih akan berlangsung sekitar satu abad hingga batas pasokan maksimum tercapai, dengan sekitar satu juta BTC yang masih tersisa untuk ditambang.
Menurut estimasi dari KuCoin, koin Bitcoin ke-20 juta diperkirakan akan muncul antara 12 Maret hingga 15 Maret 2026, bergantung pada tingkat hashrate jaringan. Pencapaian ini juga menandai bahwa hanya sekitar 5% dari total pasokan Bitcoin yang belum diterbitkan.
Baca Juga
Harga Minyak Tertinggi Sejak 2022, Bitcoin Terkoreksi di Awal Pekan
Meski demikian, sejumlah analis menilai peristiwa ini kemungkinan tidak akan langsung memicu pergerakan harga yang signifikan karena pasar telah memantau kemajuan menuju angka 20 juta selama beberapa bulan terakhir. Pendiri Bitlease, Nima Beni, mengatakan momen tersebut lebih mencerminkan validasi terhadap konsep kelangkaan Bitcoin bagi investor institusi.
Sementara itu, ahli kriptografi Nick Szabo mengingatkan bahwa meningkatnya penggunaan Bitcoin di luar transaksi keuangan, termasuk penyimpanan data, berpotensi memicu pengawasan regulasi yang lebih ketat seiring meningkatnya perhatian terhadap kelangkaan aset digital tersebut.
Baca Juga
Selain itu, laporan tersebut juga menyoroti potensi tekanan bagi operator penambangan dengan biaya tinggi. Penurunan subsidi blok akibat mekanisme halving diperkirakan akan membuat penambang semakin bergantung pada pendapatan dari biaya transaksi, yang dapat meningkatkan konsolidasi di sektor penambangan.

