Pasar Kripto Melemah, Bitcoin Kembali ke US$ 70.000-an
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bitcoin (BTC) berbalik melemah pada perdagangan Kamis (5/3/2026) malam setelah sempat menembus US$ 74.000 pada Kamis dini hari. Pembalikan ini memicu peringatan sejumlah trader soal potensi penurunan dalam waktu dekat. Data TradingView menunjukkan BTC menjauh dari puncak lokal bulanan.
Pelemahan ini terjadi saat pelaku pasar menilai apakah BTC mampu mempertahankan level-level jangka panjang sebagai support baru. Di tengah koreksi, beberapa analis mencatat tekanan jual spot di bursa kripto utama mulai mereda, meski sinyal teknikal tetap memunculkan risiko lanjutan.
Komentator pasar kripto exitpump menilai struktur permintaan di order book spot Binance masih relatif kuat. “Kedalaman orderbook spot Binance memiliki sisi bid yang cukup kuat. Jadi tetap bullish,” ujarnya melansir Cointelegraph, Jumat (6/3/2026).
Baca Juga
Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 4 Pekan, Bisa Naik ke US$ 78.000?
Di sisi data likuiditas, pantauan CoinGlass menunjukkan harga bergerak menembus area likuiditas penawaran (ask liquidity) yang berada tepat di atas US$ 71.000 pada saat laporan ini disusun. Artinya, pasar sedang “membersihkan” level-level order yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan.
Trader Jelle menyebut kondisi sekarang sebagai “momen kebenaran”, mengindikasikan pasar sedang menentukan arah berikutnya, apakah koreksi ini hanya penyimpangan (deviation) sebelum kembali naik, atau justru mengonfirmasi kegagalan breakout. “Penyimpangan atau breakout yang sukses? Kita akan segera mengetahuinya,” ujarnya.
Baca Juga
Bitcoin Bergejolak Imbas Perang Timur Tengah, Investor Ditekankan Pentingnya Manajemen Risiko
Sejumlah trader juga membandingkan pola pergerakan terbaru dengan fase konsolidasi akhir 2025 yang sebelumnya berakhir dengan penurunan. Sebelumnya dilaporkan adanya kekhawatiran potensi titik terendah baru untuk BTC/USD, seiring terbentuknya sinyal teknikal “death cross” yang diperkirakan akan terkonfirmasi pada grafik mingguan. Adapun, pergerakan BTC selanjutnya akan banyak ditentukan oleh respons pasar terhadap area support kunci dan dinamika likuiditas di bursa.
Menilik data Coinmarketcap, Jumat (6/3/2026) pukul 07.45 WIB, Bitcoin (BTC) tengah berada di US$ 70.905 atau turun 2,74% dalam 24 jam terakhir. Pada jam yang sama, Ethereum (ETH) juga turun 2,82% ke US$ 2.071, BNB turun 1,63% ke US$ 648, XRP turun 1,70% ke US$ 1,40, dan Solana (SOL) turun 2,50% ke US$ 88,88.
Analisa saham dan kripto dengan mudah dan cepat dengan InvestingPro, dapatkan diskon tambahan khusus untuk pembaca Investortrust, klik di sini

