Exploitasi Energi (CNKO) Cetak Lompatan Laba 173,60% di 2025, tapi Sahamnya masih di PPK
JAKARTA, investortrust.id – PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) berhasil mencatatkan kenaikan pesat laba tahun berjalan sebanyak 173,60% menjadi Rp 194,97 miliar pada 2025, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 71,26 miliar.
Adapun hingga kini saham CNKO masih ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) Bursa Efek Indonesia (BEI) akibat terkena dua notasi khusus, yaitu ekuitas negative dalam laporan kinerja keuangan terakhir.
Baca Juga
Laba Petrosea (PTRO) Melesat 251% di 2025, Sebaliknya Harga Saham Anjlok Parah Tahun Ini
Manajemen CNK dalam rilis laporan kinerja keuangan di BEI, Jumat (6/3/2026), disebutkan bahwa kenaikan laba tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan usaha dari Rp 1,73 triliun menjadi Rp 1,86 triliun. Sebaliknya beban pokok pendapatan bertahan di kisaran Rp 1,48 triliun.
Peningkatan tersebut berimbas terhadap kenaikan laba bruto dari Rp 244,87 miliar menjadi Rp 380,30 miliar. Laba operasional juga melesat dari Rp 180,42 miliar menjadi Rp 317,80 miliar.
Baca Juga
Danantara Tunjuk Operator Waste-to-Energy Bekasi dan Denpasar, Ini daftar Pemenangnya
Peningkatan tersebut berimbas terhadap lompatan laba tahun berjalan CNKO dari Rp 71,26 miliar menjadi Rp 194,97 miliar. Laba atribusi kepada pemilik entitas induk juga melesat dari Rp 73,03 miliar menjadi Rp 194,97 miliar.
Kenaikan tersebut berimbas terhadap peningkatan pesat laba per saham CNKO dari Rp 8,15 menjadi Rp 21,73 per saham. Adapu saham CNKO hari ini bergerak melemah menuju level Rp 53 per saham.
Sebaliknya asset CNKO turun dari Rp 909,75 miliar menjadi Rp 891,35 miliar. Jumlah liabilitas juga turun dari Rp 21,6 triliun menjadi Rp 1,95 triliun.

