IHSG Dibuka Melesat 1,56%, Seluruh Sektor Saham Naik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/3/2026), dibuka melesat 118 poin (1,56%) menjadi 7.695. Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan mayoritas saham Asia, seperti Nikkei, Hang Seng, dan Strait Times.
Kenaikan tersebut ditopang lompatan seluruh sektor saham, seperti energi, material dasar, industry, consumer primer dengan kenaikan lebih dari 2%. Kenaikan juga melanda saham sektor infrastruktur, property, consumer non primer, dan saham lainnya.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Ungkap Buy On Weakness 4 Saham Pagi Ini, Ada BRPT hingga BUVA
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham SOTS melesat 25% menjadi Rp 1.425, ROCK melesat 24,47% menjadi Rp 2.060, POLI naik 17,89% menjadi Rp 1.120, PADA naik 17,04% menjadi Rp 158, dan BBSS menguat 16,50% menjadi Rp 240.
Kemarin, IHSG anjlok parah 362,71 poin (4,57%) menjadi 7.577 dengan pemodal asing hanya membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 117,92 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA senilai Rp 557,69 miliar dan BBNI senilai Rp 178,57 miliar.
Baca Juga
Laba Bakal Bertumbuh Pesat, Saham Merdeka Battery (MBMA) Direvisi Naik!
Seluruh sektor saham mengalami guncangan hebat sepanjang hari ini, terdalam melanda saham sektor material dasar melemah 7,42%, sektor trasnportasi 7,23%, sektor consumer primer 6,69%, dan sektor industry 5,38%. Penurunan lebih dari 4% melanda saham sektor energi, consumer non primer, teknologi, dan infrastruktur. Kejatuhan lebih dari 3% melanda saham sektor property dan keuangan.
Meski IHSG anjlok parah, kedua saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham IFSH naik 25% menjadi Rp 3.250 dan SOTS naik 24,59% menjadi Rp 1.140. Meski tak ARA, saham ITMA naik 11,91% menjadi Rp 2.630, GRPM menguat 9,94% menjadi Rp 376, dan INPS naik menguat 9,88% menjadi Rp 890.

