Puradelta (DMAS) Patok Target Prajualan Ambisius Rp 2,08 Triliun di 2026
JAKARTA, investortrust.id – Pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menargetkan prapenjualan (pre-sales) atau marketing sales sebesar Rp 2,08 triliun pada 2026 atau melesat dari realisasi tahun 2025 senilai Rp 1,60 triliun. Perseroan optimistis target tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil tahun ini.
Direktur dan Sekretaris Perseroan DMAS, Tondy Suwanto, menyampaikan bahwa prapenjualan lahan industri masih menjadi kontributor utama dalam mencapai target tersebut. Selain sektor industri, prapenjualan juga ditopang produk komersial dan hunian di kawasan Kota Deltamas.
Baca Juga
“Target prapenjualan Rp 2,08 triliun untuk tahun 2026 merupakan cerminan optimisme seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/2/2026).
Menurut Tondy, pada awal 2026 permintaan lahan industri masih cukup tinggi. Saat ini terdapat permintaan lahan industri di pipeline sekitar 75 hektare yang didominasi data center setara dengan 70% dari permintaan yang masuk.
DMAS akan terus melanjutkan pembangunan kawasan Kota Deltamas untuk mewujudkan kawasan terpadu modern yang ramah lingkungan serta menjadi pusat aktivitas dan one-stop-living city di area timur Jakarta.
Baca Juga
BEI Dorong Pengembang Properti Kelas Menengah untuk Melantai di Bursa
Prospek pertumbuhan ekonomi nasional 2026 yang stabil, kenaikan tingkat konsumsi domestik, serta dukungan pemerintah pada sektor perekonomian turut memotivasi Perseroan untuk terus mengembangkan produk komersial maupun hunian di area Deltamas.
Puradelta Lestari (DMAS) merupakan pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas yang berlokasi di Cikarang Pusat, dengan luas area pengembangan sekitar 3.200 hektare. Kota Deltamas dikenal sebagai kawasan bernilai tinggi di timur Jakarta dengan lokasi strategis, cadangan lahan luas, akses tol langsung, serta fasilitas dan infrastruktur yang memadai.

