IHSG Bergerak Melesat 1,09% di Awal Pekan Ini, Saham EMAS Hingga TPIA Melambung
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/2/2026), bergerak di zona hijau dengan kenaikan lebih dari 90 poin (1,09%) menjadi 8.361 hingga pukul 09.30 WIB. Rentang pergerakan 8.271-8375 dengan nilai transaksi Rp 4,68 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar, sektor energi, sektor teknologi, sektor keuangan, sektor consumer primer, dan sektor kesehatan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry.
Baca Juga
Seskab Teddy Tegaskan Produk AS Tetap Wajib Sertifikasi Halal dan Izin BPOM
Lompatan indeks tersebut ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti saham EMAS meleseat 6,96% menjadi Rp 8.450, PTRO naik 3% menjadi Rp 7.725, TPIA melesat 5,58% menjadi Rp 7.100, dan TINS menguat 4,34% menjadi Rp 4.090.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham DICA naik 28,47% menjadi Rp 185, MEGA naik 24,77% menjadi Rp 4.130, SKBM menguat 23,98% menjadi Rp 1.060, IKBI menguat 24,55% menjadi Rp 685, BIPI menguat 15,79% menjadi Rp 264.
IHSG sepanjang pekan lalu ditutup menguat 52 poin (0,35%) menjadi 8.271. Rentang pergerakan 8.227-8.376 dengan rata-rata nilai transaksi Rp 23,89 triliun.
Baca Juga
Kenaikan indeks hanya terjadi dalam satu hari dari tiga hari transaksi bursa efek sepanjang pekan ini. Penguatan tersebut mendorong kenaikan kapitalisasi pasar (market cap) BEI dari Rp 14.889 triliun menjadi Rp 14.941 triliun.
Beberapa saham pendorong indeks pekan lalu adalah saham AMMN dengan kenaikan 4,64%, MDKA dengan kenaikan 11,49%, BBRI dengan penguatan 1,59%, MBMA dengan kenaikan 17.93%, dan FILM dengan kenaikan 12,78%. Kenaikan indeks juga didukung penguatan pesat saham NSS sebanyak 31,21% dan BIPI mencapai 35,71%. Kenaikan tersebut juga didukung penguatan sebanyak 460 saham.

