IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Cermati Saham IMPC hingga VKTR
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/2/2026), diproyeksikan rebound dengan rentang pergerakan 8.230-8.4006. Tiga saham pilihan hari ini adalah IMPC, ARCI, dan VKTR.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG masih konstruktif selama mampu bertahan di atas area support 8.150–8.230. Peluang rebound tetap terbuka dengan target resistance pada area psikologis 8.400. Dari sisi sentimen, pasar mencermati progres komunikasi OJK dan BEI terkait proposal kepada MSCI dan FTSE.
Baca Juga
Mendag: Impor Mobil Niaga Bebas, Tidak Wajib Persetujuan Impor
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi dinamika lanjutan pasca pembatalan tarif Trump oleh Mahkamah Agung AS yang berpotensi membuka ruang negosiasi dagang lanjutan Indonesia dengan AS. Selain itu, rilis data M2 money supply domestik juga menjadi katalis yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam jangka pendek.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penguatan bursa saham dunia akhir pekan lalu, seperti Dow Jones menguat 0,47%. Lompatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,69% dan Nasdaq naik 0,90%.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham IMPC dengan target harga Rp 2.550-2.800, ARCI dengan target harga Rp 1.955-2.070, dan VKTR dengan target harga Rp 1.140-1.295.
Baca Juga
IHSG sepanjang pekan lalu ditutup menguat 52 poin (0,35%) menjadi 8.271. Rentang pergerakan 8.227-8.376 dengan rata-rata nilai transaksi Rp 23,89 triliun.
Kenaikan indeks hanya terjadi dalam satu hari dari tiga hari transaksi bursa efek sepanjang pekan ini. Penguatan tersebut mendorong kenaikan kapitalisasi pasar (market cap) BEI dari Rp 14.889 triliun menjadi Rp 14.941 triliun.
Beberapa saham pendorong indeks pekan lalu adalah saham AMMN dengan kenaikan 4,64%, MDKA dengan kenaikan 11,49%, BBRI dengan penguatan 1,59%, MBMA dengan kenaikan 17.93%, dan FILM dengan kenaikan 12,78%. Kenaikan indeks juga didukung penguatan pesat saham NSS sebanyak 31,21% dan BIPI mencapai 35,71%. Kenaikan tersebut juga didukung penguatan sebanyak 460 saham.

