Bayar Utang, Saranacentral (BAJA) Gelar Rights Issue Rp 445,33 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Saranacentral bajatama Tbk (BAJA) akan melaksanakan penambahan modal melalui penerbitan saham baru dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. Dana ini akan dimanfaatkan untuk pelunasan utang dan bunga kepada PT Sarana Steel.
BAJA akan melakukan rights issue sebanyak 1 miliar saham. Bertindak sebagai pembeli siaga Ibnu Susanto selaku pengendali dan SS selaku pihak yang teraffiliasi. SS rencananya mengambil sebagian saham rights issue senilai US$ 20,60 juta. Sedangkan bunga pinjaman tersebut akan dibayarkan perseroan kepada SS.
Baca Juga
Krakatau Steel Siap Pasok Baja untuk Industri Galangan Kapal, Produksi Capai 4,5 Juta Ton
Manajemen BAJA mengungkap bahwa total utang kepada SS mencapai Rp 445,33 miliar. Utang tersebut terdiri atas utang pokok senilai Rp 317,56 miliar atau setara dengan US$ 20 juta. Sedangkan sisanya senilai Rp 127,76 miliar merupakan bunga.
Aksi tersebut akan direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang bakal digelar pada 31 Maret 2026. Sedangkan target pelaksanaan PMHMETD atau perkiraan pernyataan efektif dari OJK pada 7 Agustus 2026.
Baca Juga
Graha Andrasentra (JGLE) Akan Rights Issue Rp 414 Miliar untuk Akuisisi Jungleland di Sentul
Manajemen BAJA menyebutkan bahwa penambahan modal tersebut akan memperkuat struktur permodalan, meningkatkan fleksibilitas keuangan, menjaga keberlanjutan usaha dan mengundang investor untuk dapat berpartisipasi dalam menginvestasikan modalnya dalam perseroan, sehingga akan memberikan nilai tambah bagi kinerja BAJA ke depan.

