IHSG Ditutup Turun Tipis 2,31 Poin, Saham ZATA hingga SKBM Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/2/2026), ditutup turun tipis 2,31 poin (0,03%) menjadi 8.271. Rentang pergerakan 8.236-8.328 dengan nilai transaksi Rp 18,68 triliun.
Pelemahan dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi 1,02%, sektor consumer non primer 1,53%, sektor transportasi 1,06%, sektor property 0,75%, dan sektor material dasar 0,22%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industry, consumer primer, keuangan, dan infrastruktur.
Baca Juga
RI Impor LPG, Minyak, hingga BBM US$ 15 M dari AS, ESDM: Kemandirian Energi Tetap Digenjot
Meski IHSG melemah, sejumlah saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu ZATA naik 34,71% menjadi Rp 163, AGII melesat 24,80% menjadi Rp 3.120, TALF menguat 24,59% menjadi Rp 760, dan SKBM menguat 24,82% menjadi Rp 855. Meski tak ARA, saham ini naik pesat dipimpin BELL naik 23,08% menjadi Rp 224 dan JAST naik 19,23% menjadi Rp 124.
Kemarin, IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 36,15 poin (0,44%) menjadi 8.274,08 dengan investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 387,78 miliar. Net buy tersebut ditopang adanya crossing saham SMMA dari pemodal domestic ke pemodal asing senilai Rp 500 miliar melalui pasar negosiasi.
Baca Juga
Usai Teken Kesepakatan Dagang dengan AS, Mendag Puji Diplomasi Presiden Prabowo
Tekanan IHSG kemarin dipicu atas atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 1,03%, sektor teknologi 1,16%, sektor infrastruktur 0,27%, sektor industry 0,26%, dan infrastruktur 0,27%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, consumer primer, dan energi.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KOCI naik 35% menjadi Rp 216, saham BRRC menguat 34,04% menjadi Rp 126, SOTS naik 25% menjadi Rp 2.350, RMKO naik 24,69% menjadi Rp 1.010, NATO naik 24,62% menjadi Rp 810, SKBM menguat 24,55% menjadi Rp 685, dan ARKO menguat 20% menjadi Rp 9.000.

