Matahari (MPPA) Siapkan Rights Issue 24 Miliar Saham, Dana untuk Akuisisi Properti
JAKARTA, investortrust.id – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) berencana menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHETD) VII atau rights issue sebanyak 24 miliar saham. Aksi korporasi ini akan direalisasikan setelah memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).
Dengan harga penutupan saham MPPA di level Rp53 pada perdagangan BEI hari ini, potensi dana yang dapat diraup dari aksi tersebut diperkirakan lebih dari Rp1,2 triliun.
Mayoritas dana hasil HMETD akan digunakan untuk membiayai pembelian tujuh lahan dan bangunan. Beberapa di antaranya mencakup pembelian bangunan di Mall City of Tomorrow, pembelian tanah dan bangunan di Kabupaten Gresik, serta akuisisi lahan dan bangunan di sejumlah lokasi lain.
Baca Juga
BI Proyeksikan Inflasi pada Ramadan dan Idulfitri 2026 akan Terjaga
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/2/2026), manajemen menyebut PT Multipolar Tbk (MLPL) selaku pengendali akan melaksanakan seluruh haknya dengan membeli sekitar 7,56 miliar saham baru MPPA.
Sebelumnya, MPPA melaporkan kinerja keuangan 2025 dengan pertumbuhan pendapatan yang tetap resilien serta peningkatan laba kotor, seiring percepatan strategi berorientasi pelanggan.
MPPA membukukan penjualan bersih Rp7,25 triliun, tumbuh 1,9% dari realisasi 2024 sebesar Rp7,11 triliun. Pertumbuhan didukung permintaan pelanggan yang stabil serta implementasi inisiatif strategis secara konsisten.
Baca Juga
Investasi Bekasi Tumbuh, Lippo Cikarang (LPCK) Tangkap Peluang Pertumbuhan
Laba kotor naik 2,8% menjadi Rp1,26 triliun dari Rp1,23 triliun pada tahun sebelumnya, didorong perbaikan bauran penjualan dan meningkatnya relevansi penawaran produk terhadap kebutuhan pelanggan. Laba operasional tercatat positif Rp26 miliar, namun turun 23,1% dari Rp33,9 miliar pada 2024.
CEO MPPA, Adrian Suherman, mengatakan kinerja 2025 mencerminkan kemajuan berkelanjutan dalam memperkuat fundamental perseroan.
Baca Juga
BEI: Perlu Rp 187 Triliun untuk Penuhi Free Float Minimum 15%
“Kinerja tahun 2025 mencerminkan kemajuan berkelanjutan kami dalam memperkuat fundamental MPPA. Kami mencatat pertumbuhan penjualan yang moderat dan peningkatan margin melalui pengelolaan biaya yang disiplin serta perbaikan strategi merchandising. Kami terus berinvestasi pada inisiatif yang mendukung transformasi jangka panjang,” ujar Adrian.
Ia menambahkan, respons positif terhadap inisiatif rebranding semakin memperkuat keyakinan perseroan bahwa langkah tersebut akan menghasilkan kinerja berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

