Bos Avrist Tanggapi Aturan Batas Maksimum Investasi Asuransi di Saham yang Naik Jadi 20%, Apa Katanya?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Avrist Assurance (Avrist Life) menyambut positif kebijakan pemerintah yang menaikkan batas maksimum penempatan investasi saham bagi perusahaan asuransi dan dana pensiun dari sebelumnya 8% menjadi 20%. Meski begitu, perusahaan tidak serta merta meningkatkan porsi investasinya di saham.
Pjs Presiden Direktur sekaligus Direktur Avrist Life Agus Setiawan mengungkapkan, kelonggaran tersebut membuka peluang bagi industri, namun tetap harus disikapi secara hati-hati.
“Tentu kita sih menyambut baik kalau ada kelonggaran ya, tapi itu tidak berarti kita akan bereaksi langsung,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust, dalam Press Conference Avrist Group Financial Forum 2026, di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga
Menurut Agus, instrumen saham memiliki tingkat volatilitas yang tinggi, sementara Avrist sebagai perusahaan asuransi jiwa harus menjaga prinsip kehati-hatian dalam mengelola dana nasabah untuk jangka panjang.
“Karena kita tahu equity itu kan volatilitasnya tinggi, dan kita sekarang fokusnya banyak di produk tradisional. Kita perusahaan asuransi yang senantiasa harus prudent, kita memegang kepercayaan dari nasabah untuk mengelola keuangan jangka panjang,” katanya.
Saat ini, lanjut Agus, porsi investasi Avrist di instrumen saham masih tergolong konservatif, yakni di bawah 10%. Struktur portofolio investasi perusahaan masih didominasi oleh instrumen fixed income.
Agus menjelaskan, hal tersebut sejalan dengan karakteristik produk tradisional yang porsinya cukup besar dalam portofolio Avrist, di mana manfaat yang dijanjikan bersifat terjamin dalam waktu 10 hingga 20 tahun ke depan.
“Untuk produk-produk tradisional yang relatif porsi yang besar itu banyak terjamin, kan begitu ya, 10 tahun, 20 tahun lagi kita harus membayarkan manfaat yang terjamin. Sehingga porsi yang terbesar itu masih di area yang fixed income,” ucapnya.
Baca Juga
Avrist Asset Management Luncurkan Reksa Dana Syariah Avrist Sukuk Berkah 9, Imbal Hasil 6% per Tahun
Meski begitu, Avrist tetap membuka ruang untuk menempatkan sebagian dana di saham guna memperoleh potensi imbal hasil yang tinggi, sepanjang dilakukan secara terukur dan sesuai dengan risiko perusahaan.
“Kita akan ada porsi untuk memberikan upside return, tapi itu semua terkalkulasi dengan baik, terukur ya, kita mempunyai risk appetite, komite investasi yang baik,” ujar Agus

