IHSG Melesat 100 Poin Lampaui Level 8.100 dalam Sejam Transaksi, Saham EMAS kembali Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/2/2026), melesat lebih dari 100 poin (1,25%) menjadi 8.131 hanya dalam sejam transaksi. Penguatan pesat tersebut sejalan dengan lompatan indeks saham pasar Asia.
Kenaikan indeks tersebut berbanding terbalik dengan pembukaan pagi yang sempat terkoreksi tipis. Adapun penopang kenaikan indeks datang dari penguatan seluruh sektor saham, seperti industry, material dasar, energi, consumer primer, property, infrastruktur hingga keuangan.
Baca Juga
Laba Lampaui Estimasi, Target Harga Saham Bank Mandiri (BMRI) Direvisi Naik Jadi Segini
Lompatan indesk juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap berikut, seprti saham PGUN melesat 16,49% menjadi Rp 11.500, INDY menguat 8,88% menjadi Rp 3.680, EMAS menguat 3,33% menjadi Rp 7.750, RAJA melesat 7,57% menjadi Rp 4.120, hingga PANI melesat 3,81% menjadi Rp 10.225.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 96,61 poin (1,22%) hingga kembali ke atas level 8.031. Penguatan tersebut ditopang kenaikan Sebagian besar saham, khususnya big cap. Di antaranya, EMAS melambung 15,38% ke level tertinggi baru Rp 7.500, DSSA menguat 8,87% menjadi Rp 92.950, dan DCII naik 3,59% menjadi Rp 226.400.
Baca Juga
Adapun sektor saham penopang utama penguatan indeks awal pekan ini Adalah sektor material dasar dengan kenaikan 4,41%, sektor energi menguat 2,92%, sektor consumer primer 2,06%, sektor infrastruktur 1,23%, sektor consumer non primer 1,53%, dan sektor teknologi 0,81%. Sebaliknya zona merah melanda saham sektor kesehatan dan keuangan.
Kenaikan harga saham paling pesat sepanjang hari ini, yaitu empat saham naik hingga auto reject atas (ARA), saham PURI menguat 34,50% menjadi Rp 230, YELO menguat 33,82% menjadi Rp 91, IFSH menguat 24,63% menjadi Rp 1.265, dan LINK melesat sebanyak 24,73% menjadi Rp 2.270. Meski tak ARA, BUVA jusga melesat 22,16% menjadi 1.130

