Tak Mau Ketinggalan, Chandra Daya (CDIA) Siapkan Buy Back Saham Rp 1 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), perusahaan yang dikendalikan Prajogo Pangestu, menyiapkan dana senilai Rp 1 triliun untuk pembelian kembali (buy back) saham selama tiga bulan. Dana bersumber dari kas internal.
Beberapa perusahaan Prajogo Pangestu lainnya sebelumnya telah terlebih dahulu mengumumkan buy back saham. Di antaranya, BREN dab TPIA menyipakan dana masing-masing Rp 2 triliun. BRPT menganggarkan Rp 1 triliun, dan CUAN senilai Rp 750 miliar.
Baca Juga
CEO Indosat (ISAT) Sebut UMKM Tulang Punggung Ekonomi Indonesia
Manajemen CDIA dalam pernyataan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/2/2026), menyebutkan bahwa buy back ini sebagai upaya perseroan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham, meningkatkan kinerja saham sesuai dengan kondisi fundamental perseroan, menjaga stabilisasi harga saham Perseroan, serta menjaga kepercayaan publik.
“Dana pembelian saham berasal dari kas internal, sehingga aksi ini tidak mengakibatkan terhadap penambahan utang. Aksi ini juga tidak berdampak negative terhadap kinerja didukung arus kas yang kuat,” tulisnya.
Buy back saham ini akan dilaksanakan selama tiga bulan dimulai 6 Februari dan berakhir 5 Mei 2026. PT Henan Putihrai Sekuritas bertindak sebagai broker yang bakal membeli kembali saham tersebut.
Baca Juga
Chandra Daya (CDIA) Bagi Dividen Interim 2025, Catat Tanggalnya!
Chandra Daya (CDIA) sebelumnya telah membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025. Dividen interim tersebut berasal dari laba bersih tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025.
CDIA menyampaikan, pembagian dividen akan dilakukan kepada para pemegang saham sesuai dengan jadwal dan tata cara yang telah ditetapkan. Besar dividen yang dibagikan sebesar Rp 1,34 per saham.

