Saham BSD (BSDE) Menarik, Target Harga Dipatok Segini
JAKARTA, investortrust.id – Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan target harga Rp 1.360. Rekomendasi ini didukung keberhasilan mencatatkan penjualan marketing (marketing sales) sesuai target manajemen Rp 10 triliun.
Mandiri Sekuritas dalam riset harian kemarin menyebutkan bahwa realisasi marketing sales tersebut setara dengan 100% dari target manajemen BSDE dan setara dengan 103% dari target yang ditetapkan Mandiri Sekuritas.
Baca Juga
Trump Sebut AS-India Capai Kesepakatan Dagang, Tarif Diturunkan ke 18%
“Namun perlu diingat marketing sales tersebut disumbangkan penjualan lahan ke perusahaan patungan dan penjualan lahan kepada pihak berelasi dengan sumbangan Rp 3,2 triliun tahun lalu. Jika kontribusi ini dikeluarkan, marketing sales perseroan justru turun,” tulis riset tersebut.
Manajemen BSDE sebelumnya mengumumkan bahwa marketing sales senilai Rp 10,04 triliun sepanjang 2025, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 10 triliun. Realisasi tersebut juga lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun 2024.
Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar 3% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan prapenjualan 2024 yang tercatat sebesar Rp 9,72 triliun. Kinerja tersebut sekaligus menunjukkan ketahanan BSDE di tengah dinamika pasar properti nasional serta kuatnya permintaan terhadap portofolio produk yang beragam.
Baca Juga
Lampaui Target, Marketing Sales BSD City (BSDE) Capai Rp 10,04 Triliun
“Pencapaian ini mencerminkan ketahanan kinerja BSDE di tengah dinamika pasar properti nasional serta kuatnya permintaan terhadap portofolio produk BSDE yang beragam,” ujar Hermawan dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), akhir pekan lalu.
Berdasarkan komposisi prapenjualan, segmen residensial masih menjadi penyumbang terbesar mencapai Rp 4,19 triliun atau setara 42% dari total prapenjualan 2025. Capaian tersebut menunjukkan minat konsumen yang tetap kuat terhadap produk hunian, khususnya di kawasan kota mandiri dengan fasilitas lengkap dan konektivitas yang baik.

