Trump Sebut AS-India Capai Kesepakatan Dagang, Tarif Diturunkan ke 18%
Poin Penting
|
WASHINGTON, investortrust.id – Presiden AS Donald Trump menyatakan Amerika Serikat dan India telah mencapai kesepakatan dagang dan akan segera menurunkan tarif atas barang masing-masing.
“Perdana Menteri Narendra Modi juga sepakat untuk membeli produk Amerika “pada tingkat yang jauh lebih tinggi” sebagai bagian dari kesepakatan tersebut,” beber Trump dalam unggahan di Truth Social pada Senin (2/2/2026), setelah melakukan panggilan telepon dengan pemimpin India itu.
Baca Juga
Modi juga berkomitmen untuk “menghentikan pembelian minyak Rusia, dan membeli jauh lebih banyak dari Amerika Serikat dan, berpotensi, Venezuela,” tulis Trump dalam unggahan tersebut, sepeti dilansir CNBC.
Pengumuman Trump menyatakan bahwa kesepakatan yang dicapai dalam pembicaraan tersebut akan berlaku tanpa penundaan. Namun, teks perjanjian belum dirilis dan belum jelas apakah ada dokumen yang telah ditandatangani.
Para pakar hukum dan sejumlah anggota parlemen Demokrat mempertanyakan apakah Trump dapat mengamankan perjanjian dagang yang mengikat tanpa persetujuan Kongres, sebagaimana telah ia lakukan beberapa kali sejak kembali menjabat. Trump dan para pendukungnya berpendapat bahwa Kongres telah menyerahkan kewenangan tersebut kepada cabang eksekutif.
Lori Mullins, direktur operasi di Rogers & Brown Custom Brokers, mengatakan kepada CNBC bahwa industrinya telah belajar untuk tidak bereaksi terlalu cepat terhadap pengumuman dagang publik Trump.
“Itu resmi setelah pemberitahuan Federal Register dipublikasikan dengan tanggal, waktu, dan kode tarif yang berlaku,” kata Mullins.
Perundingan dagang antara pemerintahan Trump dan Modi sempat terhenti tahun lalu akibat sejumlah ganjalan, termasuk ketergantungan berkelanjutan New Delhi pada minyak Rusia.
Pada Agustus, Trump mengenakan tarif 25% terhadap India sebagai respons atas pembelian minyak tersebut — di luar pungutan “resiprokal” 25% atas barang-barang India yang masuk ke AS yang mulai berlaku lebih awal pada bulan yang sama.
Trump mengatakan dalam unggahan Senin bahwa tarif resiprokal terhadap India akan diturunkan menjadi 18%, “berlaku segera.”
India “juga akan melangkah maju untuk menurunkan tarif dan hambatan non-tarif mereka terhadap Amerika Serikat hingga NOL,” tulis Trump.
Modi mengonfirmasi penurunan tarif AS tersebut dalam unggahan di platform X pada Senin malam.
“Sangat gembira bahwa produk Made in India kini akan dikenakan tarif yang lebih rendah sebesar 18%. Terima kasih kepada Presiden Trump atas nama 1,4 miliar rakyat India atas pengumuman luar biasa ini,” tulis Modi.
“Ketika dua ekonomi besar dan demokrasi terbesar di dunia bekerja sama, hal ini menguntungkan rakyat kami dan membuka peluang besar bagi kerja sama yang saling menguntungkan. Kepemimpinan Presiden Trump sangat penting bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran global. India sepenuhnya mendukung upaya-upayanya untuk perdamaian. Saya menantikan kerja sama erat dengannya untuk membawa kemitraan kita ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya,” tulis Modi.
Baca Juga
India dan Uni Eropa Rampungkan Kesepakatan Perdagangan Bebas ‘Bersejarah’
Pengumuman Trump datang satu minggu setelah India menutup perjanjian perdagangan bebas besar dengan Uni Eropa, yang oleh Modi disebut sebagai “ibu dari semua kesepakatan.”
Sejumlah analis memperkirakan bahwa kemajuan antara Eropa dan India dapat “menyulut semangat” New Delhi dan Washington dalam mengejar kesepakatan bilateral.

