Dian Swastatika (DSSA) akan Stock Split 1:25, Jumlah Saham Naik Jadi 192,63 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berencana menggelar pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25. Melalui aksi korporasi ini, jumlah saham DSSA akan naik signifikan dari semula 7,70 miliar saham menjadi 192,63 miliar saham.
Manajemen DSSA dalam pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/1/2026), menyebutkan bahwa stock split tersebut akan dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUSPLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Maret 2026.
Dalam aksi ini, nilai nominal saham DSSA akan turun dari sebelumnya Rp 25 per saham menjadi Rp 1 per saham. Meski demikian, manajemen menegaskan bahwa pelaksanaan stock split tidak akan mengubah hak maupun nilai kepemilikan pemegang saham.
Baca Juga
Jumlah dan harga saham akan disesuaikan secara proporsional sesuai dengan rasio stock split, sehingga tetap mencerminkan nilai ekonomi yang setara dengan kondisi sebelum pelaksanaan aksi korporasi tersebut. Struktur kepemilikan saham perseroan juga dipastikan tetap terjaga, sementara harga per saham menjadi lebih terjangkau.
Manajemen DSSA menyampaikan bahwa alasan pelaksanaan stock split adalah karena harga saham perseroan saat ini relatif tinggi. Kondisi tersebut membuat nilai pembelian untuk satu lot saham DSSA hanya terjangkau oleh sebagian kecil investor, sehingga berdampak pada keterbatasan likuiditas perdagangan saham perseroan.
DSSA berharap stock split dapat memberikan sejumlah manfaat, antara lain meningkatkan jumlah saham beredar dan menjadikan harga saham lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor. Selain itu, aksi ini diharapkan dapat menjangkau basis investor yang lebih luas, menambah jumlah pemegang saham, serta memperkuat struktur kepemilikan saham perseroan.
Baca Juga
MyRepublic (DSSA) Menang Lelang Frekuensi, Siap Jadi Pemimpin Internet di Luar Jawa?
DSSA juga menargetkan peningkatan volume perdagangan saham, sehingga likuiditas saham di pasar menjadi lebih baik, sekaligus menciptakan persepsi yang lebih positif terhadap prospek dan kinerja perseroan serta mendukung pertumbuhan nilai perseroan ke depan.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham DSSA, perusahaan yang dikendalikan Sinarmas ini, kini berada di level Rp 94.000. Adapun level tertinggi harga saham DSSA berada di Rp 118.000. Pada 2024, DSSA pernah menggelar stock split saham dengan rasio 1:10.

