IHSG Sesi I Ditutup Ambyar 5,91%, Sebaliknya Saham AGAR, VINS, dan CTBN Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (29/1/2026), ditutup anjlok sebanyak 492,09 poin (5,91%) menjadi 7.828. Bahkan, IHSG intraday sempat terkena trading halt 30 menit dan sempat turun lebih dari 10% menuju level terendah 7.481.
Penurunan dalam indeks sepanjang sesi I hari ini juga diikuti dengan lompatan volume dan nilai transaksi saham hingga mencapai Rp 31,16 triliun. Penurunan indeks ini dipengaruhi atas pelemahan seluruh sektor saham.
Baca Juga
Mengapa MSCI Bisa Merontokkan IHSG hingga 15% dalam Dua Hari Ini? Ini Penjelasan Lengkapnya
Berdasarkan data penurunan tertinggi lebih dari 8% dicatatkan saham sektor energi. Penurunan lebih dari 7% dicatatkan saham material dasar, konsumer primer, dan property. Adapun penurunan lebih dari 6% dicatatkan saham teknologi, infrastruktur, dan konsumer non primer.
Meski IHSG terjun bebas, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan mengesankan, seperti saham AGAR naik 21,58% menjadi Rp 338, VINS naik 20,88% menjadi Rp 220, CTBN naik 19,91% menjadi Rp 6.925, SURE naik 19,23% menjadi Rp 3.100, dan KOS naik 14,75% menjadi Rp 140.
Sedangkan saham penekan utama indeks datang dari kejatuhan big cap, seperti sabam BREN, DCII, DSSA, PTRO, PANI, BBCA, TPIA, hingga BYAN.
Kemarin, IHSG anjlok sebanyak 659,67 poin (7,35%) menjadi 8.320, bahkan sempat terkena trading halt selama 30 menit akibat turun lebih dari 8% di sesi II. Investor asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 6,17 triliun, terbesar disumbangkan BBCA Rp 4,1 triliun.
Baca Juga
Penurunan indeks dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham dengan penekan utama datang dari saham-saham big cap, seperti saham BREN, PTRO, BRPT. Penurunan juga melanda saham big cap lainnya, seperti BBCA, DSSA, MORA, PANI, hingga RATU. Kejatuahan tersebut dipicu atas pengumuman MSCI yang menangguhkan perhitungan saham Indonesia dalam indeks.
Sebaliknya sejumlah saham berikut masih berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saahm WAPO naik 34,04% menjadi Rp 252, STAR naik 24,80% menjadi Rp 780, dan BOGA naik 24,74% menjadi Rp 1.790. Kenaikan pesat juga melanda saham BALI sebanyak 23,84% menjadi Rp 1.740 dan AGAR naik 12,10% menjadi Rp 278.

