IHSG Sesi I Menguat 0,24%, Pendongkrak Saham Emiten Emas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (24/1/2026), ditutup rebound sebanyak 21,11 poin (0,24%) menjadi 8.972. Bahkan, IHSG intraday sempat tembus 9.058 dengan nilai transaksi Rp 20,65 triliun.
Kenaikan indeks kali ini ditopang penguatan saham sektor material dasar sebanyak 4,47% didukung lompatan saham emiten tambang mineral. Di antaranya, saham EMAS melesat 17,41% menjadi Rp 7.250, ANTM naik 12,82% menjadi Rp 4.840, AMMN naik 7,64% menjadi Rp 7.750, BRMS menguat 5,20% menjadi Rp 1.315, dan TINS naik 3,56% menjadi Rp 3.780.
Baca Juga
Aksi Nyata Bukit Asam (PTBA) Menuju Pertambangan Berkelanjutan Dapat Apresiasi
Sebaliknya saham penekan utama indeks hari ini datang dari kejatuhan saham PTRO sebanyak 7,08% menjadi Rp 8.525, UANG anjlok 10,59% menjadi Rp 5.700, BYAN anjlok 1,91% menjadi Rp 16.675, dan BUMI turun 4,44% menjadi Rp 344.
Sebaliknya sejumlah saham dengan kenaikan harga paling pesat hari ini, yaitu saham MPIX naik 27,63% menjadi Rp 97, ALKA naik 24,75% menjadi Rp 630, LMPI menguat 24,75% menjadi Rp 252, ELPI naik 24,70% menjadi Rp 1.035, dan KICI menguat 24,58% menjadi Rp 294.
Baca Juga
Balikkan Rugi Jadi Laba dan Diguyur Duit Danantara, Krakatau Steel (KRAS) Siap 'Come back'?
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup kembali melemah 41,17 poin (0,46%) menjadi 8.951. Pelemahan kali dipicu atas kejatuhan seluruh saham emiten Prajogo Pangestu. Meski IHSG terjun, sejumlah saham berikut berhasil cetak auto reject atas (ARA), seperti LMPI naik 34,67% menjadi Rp 202
ARA juga melanda saham RMKO naik 24,91% menjadi Rp 1.730, INAI naik 24,30% menjadi Rp 266, BAIK menguat 24,62% menjadi Rp 324, dan JTPE menguat 24,58% menjadi Rp 735. Meski tak ARA, saham ini melesat, INT naik 21,12%, LPCK naik 20,25% melihat Rp 980, dan BLUE menguat 19,32% menjadi Rp 577.

