BEI Suspensi 5 Saham Usai Melambung, Ada VISI hingga IBOS
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspense), Jumat (23/1/2026), lima saham mulai sesi I. Suspensi dipicu atas kenaikan pesat harga saham kelima emiten tersebut.
Kelima emiten tersebut terdiri atas saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT), PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO), PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS), dan PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS).
Baca Juga
Harga Emas dan Perak Sama-sama Cetak Rekor Baru Dipicu Geopolitik dan Pelemahan Dolar
Sebelum terkena suspensi, kelima saham tersebut mecatatkan lompatan harga yang mengesankan, yaitu saham VISI naik lebih dari 188% menjadi Rp 555 dalam sebulan terakhir. Saham TIRT juga mencatatkan lompatan harga lebih dari 301% selama sebulan ini.
Kenaikan pesat juga dicatatkan saham NATO lebih dari 216% menjadi Rp 1.010 selama sebulan terakhir, AIMS melesat lebih dari 111% menjadi Rp 815, dan IBOS juga melesat lebih dari 112% selama sebulan terakhir.
Baca Juga
Transformasi Bisnis dan Dukungan Konglomerat Dorong Prospek Surya Semesata (SSIA) makin Solid
Secara bersamaan BEI juga membuka kembali transaksi (unsuspensi) enam saham, yaitu PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD), PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE), PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA), PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO), dan PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP).
Adapun perdagangan empat dari tujuh saham tersebut dibuka langsung masuk papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA), yaitu ARKO, ATAP, LEAD, dan TRUE. Sebagaimana diketahui empat saham ini sebelumnya mengalami suspense lebih dari satu hari bursa.

