Bagikan

Monetisasi 5G FWA Dongkrak Prospek Surge (WIFI), Potensi Harga Saham masih Jumbo

Poin Penting

Monetisasi 5G FWA dorong potensi hyper-growth kinerja keuangan WIFI
Saham WIFI ditargetkan menuju level Rp 5.050 dengan rekomendasi dipertahankan buy
Pertumbuhan pendapatan & laba diproyeksi melonjak signifikan

JAKARTA, investortrust.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge menyimpan potensi pertumbuhan hiper (hyper-growth), seiring mulai digencarkannya monetisasi layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA). Apalagi perseroan didukung backbone serat optik berkapasitas besar serta model monetisasi broadband yang semakin kuat.

Hal ini mendorong MNC Sekuritas dalam riset inisiasi mematok target harga saham WIFI menuju level Rp 5.050 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target harga tersebut mempertimbangkan posisi WIFI sebagai perusahaan penerima manfaaat terbaik dari penguatan konektivitas internet Indonesia.

Baca Juga

Kinerja FTTH Moncer, Samuel Sekuritas Pertahankan Rekomendasi Beli Saham Surge (WIFI)

Analis MNC Sekuritas Christian Sitorus dan Raka Junico W mengatakan, WIFI memiliki dan mengoperasikan backbone fiber optik lebih dari 10.000 km yang tersebar di Pulau Jawa dan jalur ekonomi strategis Indonesia. Infrastruktur tersebut berteknologi Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) dengan kapasitas sekitar 64 Tbps dan umur aset panjang mencapai 20–30 tahun disertai dengan beban biaya pemeliharaan relatif rendah.

Aset infrastruktur ini, terang dia, akan menjadi penopang sejumlah inisiatif digital nasional, termasuk pembangunan 5G, layanan FWA, serta ekspansi broadband pada koridor perkeretaapian dan jaringan jalan tol, sehingga menempatkan WIFI sebagai enabler strategis transformasi digital Indonesia.

Selain itu, MNC Sekuritas emnyebutkan, WIFI menawarkan portofolio konektivitas yang luas mulai dari backbone fiber, dark fiber, leased line, CDN, edge data center, hingga aplikasi digital terintegrasi, seperti KAI Access dan Damri.

Baca Juga

BEI Unsuspensi 8 Saham, Sebaliknya Suspensi 8 Saham ZATA hingga RLCO

“Program internet rakyat dengan broadband 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu per bulan bakal memaksimalkan utilisasi fiber WIFI dengan biaya marginal rendah serta membuka pasar potensial sekitar 5 juta rumah tanpa ekspansi jaringan besar, sehingga bisa mengerek pendapatan berulang perseroan,” tulisnya.

Hingga September 2025, MNC Sekuritas mengatakan, WIFI telah memiliki sebanyak 1,5 juta home passed dengan home connect 830 ribu, menghasilkan take-up rate (TUR) solid di 55%. Pada tahun lalu, total home passed diperkirakan naik menjadi 2,2 juta dengan home connect 1,3 juta, sehingga TUR diprediksi meningkat menjadi 60,5%.

Baca Juga

Centratama (CENT) dan Surge (WIFI) Bersinergi Perluas Akses Internet Indonesia

Terkait kinerja keuanganan tahun ini, MNC Sekuritas menyebutkan, menjadi transformasional bagi WIFI, seiring adopsi 5G FWA sebagai mesin pertumbuhan utama. Pendapatan WIFI diperkirakan tumbuh 135,4% menjadi Rp 3,8 triliun, sejalan ekspansi home connect menjadi 2,8 juta pelanggan atau tumbuh 111,6% YoY. Target tersebut mengasumsikan TUR stabil di 61%, home connect diproyeksikan naik 111,9% YoY menjadi 2,8 juta.

Surge (WIFI) juga diperkirakan mampu untuk merealisasikan peningkatan pesat laba bersih lebih dari 182,4% menjadi Rp 1,4 triliun dengan net profit margin (NPM) naik ke 38,4% tahun ini. Selain pertumbuhan pendapatan, peningkatan leverage operasional, dan efisiensi, menjadi pendorong profitabilitas.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024