Surge (WIFI) Kantongi Lisensi FWA 1,4 GHz, IRA Siap Diluncurkan Komersial
JAKARTA, investrotrust.id — PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, berhasil gelar Uji Laik Operasi (ULO) sekaligus memperoleh lisensi operasional layanan Fixed Wireless Access (FWA) IRA Internet Rakyat berbasis pita frekuensi 1,4 GHz. Dengan demikian, layanan IRA perseroan dinyatakan siap diluncurkan dan dioperasikan secara komersial.
Keberhasilan ULO dan perolehan perizinan ini menjadi milestone strategis bagi PT Telemedia Komunikasi Pratama. Hal ini menandai kesiapan penuh perusahaan dalam menghadirkan layanan FWA 1,4 GHz pertama di dunia secara komersial, setelah memenuhinya seluruh persyaratan teknis, operasional, dan regulasi.
Direktur Utama Telemedia Komunikasi Pratama sekaligus Direktur Surge Shannedy Ong menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan akses internet nirkabel tetap yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.
Baca Juga
Monetisasi 5G FWA Dongkrak Prospek Surge (WIFI), Potensi Harga Saham masih Jumbo
“Keberhasilan Uji Laik Operasi dan perolehan lisensi operasional menjadi key milestone strategis bagi PT Telemedia Komunikasi Pratama untuk dapat segera mempercepat realisasi layanan Internet Rakyat (IRA) secara komersial kepada masyarakat terutama yang telah melakukan preregistration, dengan jumlah pendaftar yang saat ini sudah mencapai lebih dari 1,1 juta,” ujar Shannedy di Jakarta, Selasa (26/1/2026).
Dia menjelaskan bahwa penyelesaian ULO ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan perusahaan memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 GHz pada Oktober 2025. Dalam proses ULO, perusahaan melakukan serangkaian pengujian menyeluruh mencakup performa jaringan, stabilitas koneksi, keandalan sistem, serta kesiapan infrastruktur layanan.
Pengujian kecepatan melalui perangkat laptop dan ponsel menunjukkan layanan IRA mampu melampaui standar kecepatan unduh minimum yang ditetapkan KOMDIGI, yakni up-to 100 Mbps. Rangkaian uji tersebut membuktikan layanan telah memenuhi standar kualitas, keandalan jaringan, dan ketentuan regulator, sehingga secara resmi memperoleh lisensi operasional.
Baca Juga
Perkuat Infrastruktur Digital, Pos Properti dan Surge (WIFI) Perluas Akses 'Broadband' Tetap
Pemanfaatan pita frekuensi 1,4 GHz menjadikan IRA Internet Rakyat sebagai implementasi komersial FWA pertama di dunia yang menggunakan spektrum tersebut. Secara karakteristik, pita ini memiliki keunggulan berupa penetrasi sinyal indoor yang kuat, jangkauan luas, kualitas koneksi stabil, serta efisiensi biaya dan jaringan yang optimal. Fitur tersebut dinilai ideal untuk memperluas akses internet terjangkau di kawasan permukiman padat dengan keterbatasan infrastruktur kabel.
Manajemen PT Telemedia Komunikasi Pratama menilai keberhasilan ULO dan lisensi operasional mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung pemerataan akses internet terjangkau dan percepatan transformasi digital nasional. Hal ini sejalan dengan komitmen SURGE dalam memperkuat konektivitas nasional.
Baca Juga
Wamenkomdigi Puji Langkah WIFI Hadirkan Teknologi 5G FWA Berbasis Open RAN Pertama di Dunia
IRA dirancang sebagai solusi konektivitas inklusif, cepat diimplementasikan, serta efisien secara infrastruktur. Dengan kesiapan operasional yang telah tercapai, layanan ini diharapkan menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan penetrasi internet nasional serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik berbasis digital.
Sebagai bagian dari ekosistem PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE), PT Telemedia Komunikasi Pratama akan segera melakukan peluncuran komersial layanan FWA 1,4 GHz IRA. SURGE optimistis layanan tersebut akan menjadi pilar utama dalam mempercepat transformasi digital Indonesia serta memperluas akses internet yang merata, inklusif, dan berkelanjutan.

