Kencana Energi (KEEN) Teken PJBL dengan PLN, Pendapatan Bakal Terdongkrak
JAKARTA, investortrust.id – PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) melalui anak usahanya, PT Energi Surya Halmahera (ESH), resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN). Proyek ini berpotensi menambah pendapatan senilai US$ 13,8 juta.
Manajemen KEEN menyebutkan bahwa melalui kontrak tersebut, PLN memberikan kepercayaan kepada perseroan untuk membangun dan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tobelo berkapasitas 10 MW yang dilengkapi baterai dengan kapasitas penyimpanan 8,4 MWh.
Baca Juga
Danantara: Empat Konsorsium Akan Kelola Pembangkit Listrik Sampah
PLTS Tobelo direncanakan menjual listrik kepada PLN selama 20 tahun sejak mulai beroperasi secara komersial. “Kontrak ini menjadi capaian penting, karena memberikan dampak positif terhadap operasional perusahaan di sektor energi baru terbarukan,” tulis pengumuman resmi KEEN di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/1/2025).
KEEN menargetkan konstruksi PLTS Tobelo dimulai pada 2026 dan ditargetkan mulai beroperasi komersial pada kuartal I-2027. Setelah rampung, kapasitas terpasang dan produksi listrik perseroan akan meningkat.
Baca Juga
Investasi ESDM 2025 Turun ke US$ 31,7 Miliar, Bahlil Sebut Sektor Kelistrikan Penyebab Utama
Sedangkan dari sisi keuangan, kontrak ini akan berdampak positif bagi kinerja KEEN. Selama masa konstruksi PLTS Tobelo, perseroan memproyeksikan pendapatan construction revenue berkisar US$ 13,8 juta. Usai beroperasi, kontribusi PLTS Tobelo diproyeksikan menambah pendapatan sebesar US$ 1,6 juta per tahun dari penjualan listrik.
Hingga kuartal III-2025, KEEN membukukan penurunan pendapatan dari US$ 30,93 juta menjadi US$ 25,85 juta. Laba usaha juga turun dari US$ 20,49 juta menjadi US$ 18,99 juta. Laba bersih periode berjalan juga terkoreksi dari US$ 14,63 juta menjadi US$ 11,59 juta.

