GTSI Kantongi Kontrak dari PLN Rp 65 Miliar, Kinerja Akan Terdongkrak
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pengangkutan gas, PT GTS Internasional Tbk (GTSI) meraih kontrak pengangkutan LNG dari PT PLN sebesar US$ 4,1 juta atau sekitar Rp 65 miliar.
Kontrak kerja sama dilakukan oleh anak usaha GTSI yaitu PT Hikmah Sarana Bahari (HSB) sebagai pemilik LNG Carrier Ekaputra-1, dengan PT PLN Energi Primer Indonesia, yang merupakan sub holding pada PLN Group.
Sekretaris Perusahaan PT GTS Internasional Tbk, Dandun Widodo, mengatakan, kedua pihak menyepakati kontrak berjangka waktu (time charter) untuk pengangkutan LNG dari Pelabuhan Bontang dan Tangguh ke beberapa Pelabuhan Bongkar LNG di Indonesia.
Baca Juga
GTS Internasional (GTSI) Ungkap Lonjakan Laba hingga Kontrak Baru Ini
“Jangka waktu kontrak mulai 12 Oktober 2023 hingga 31 Desember 2023 dengan opsi perpanjangan pada tahun 2024,” papar Dandun Widodo, dalam keterbukaan informasi yang dilansir, Kamis (19/10/2023).
Lebih lanjut dikatakan, kerja sama ini dilandasi oleh kebutuhan PT PLN Energi Primer Indonesia untuk menyediakan kapal pengangkut LNG dari Pelabuhan LNG Bontang dan Tangguh dan mengirimkan ke beberapa Terminal Bongkar LNG di Indonesia.
Baca Juga
Kredit BCA (BBCA) Tembus Rp 766,1 Triliun, Semua Segmen Tumbuh Double Digit
Sementara pada sisi GTSI, LNG Carrier Ekaputra-1 telah selesai melaksanakan docking rutin sejak tanggal 6 Oktober 2023 dan siap untuk melaksanakan pekerjaan pengangkutan ini selama durasi kontrak.
“Dampak dari kontrak ini adalah bertambahnya pendapatan dan memperkuat kondisi Keuangan PT GTS Internasional Tbk di masa dating,” pungkas Dandun.

