Anak Purbaya Bongkar Rahasia Simpan Aset Miliaran di Kripto Lewat Cara Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Dalam mengelola aset kripto, penting untuk memahami konsep self-custody. Self custody adalah metode penyimpanan aset kripto di mana pengguna memiliki kendali penuh atas private key mereka, sehingga mereka dapat mengakses dan mengelola aset mereka tanpa perlu bergantung pada pihak ketiga.
Yudo Achilles Sadewa, seorang investor kripto mengungkapkan bahwa exchange hanya tempat untuk menjual uang, bukan untuk menyimpan aset. Menurut Yudo, dengan menggunakan selfcustody, pengguna dapat meningkatkan keamanan aset mereka karena tidak tergantung pada exchange atau pihak ketiga lainnya yang rentan terhadap serangan hacker.
"Kita hari ini belajar self custody, kalian boleh pakai exchange lokal, misalnya Indodax, Triv, Ajaib terus Pintu, Pluang, Samuel Crypto, Stockbit Crypto, apapun itu exchange boleh pakai, tapi itu exchange hanya tempat untuk jual beli, bukan untuk menyimpan aset kalian," ujar Yudo, Rabu (7/1/2026).
Baca Juga
Yudo menjelaskan, sebagian besar asetnya berada di cold wallet, yang merupakan metode penyimpanan yang lebih aman karena tidak terhubung dengan internet. "Saya menyimpan sekitar 80 miliar aset kripto di cold wallet, dan sisanya 4 miliar untuk spekulasi dan judi di exchange," ungkapnya.
Cold wallet adalah metode penyimpanan aset kripto yang tidak terhubung dengan internet, sehingga lebih sulit untuk diakses oleh hacker. Yudo menggunakan cold wallet sebagai tempat penyimpanan utama aset kripto miliknya.
Baca Juga
Untuk memastikan keamanan aset, anak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ini pun membeberkan bahwa pengguna juga perlu melakukan backup 12 kata rahasia yang digunakan untuk mengakses cold wallet. Dengan melakukan backup, pengguna dapat mengakses aset mereka jika cold wallet hilang atau rusak. Yudo menekankan pentingnya melakukan back up 12 kata rahasia.
"Jika chip ini hilang gimana? Gampang, tinggal back up 12 kata rahasia yang kalian pegang," katanya.

