WIKA Bukukan Kontrak Baru Rp 17,43 Triliun Sepanjang 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatatkan nilai kontrak baru senilai Rp 17,43 triliun sepanjang 2025. Raihan tersebut menunjukkan konsistensi kinerja positif Perseroan di tengah tantangan sektor konstruksi nasional, sekaligus memperkuat peran WIKA sebagai agen pembangunan yang sejalan dengan agenda pembangunan pemerintah dalam kerangka Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ditinjau dari pembagian sektor usaha, porsi terbesar perolehan kontrak baru disumbang oleh segmen Infrastruktur dan Building. Kinerja segmen ini didukung oleh berbagai proyek strategis, mulai dari pembangunan jalan dan jembatan, pengelolaan sumber daya air, hingga konstruksi gedung pemerintahan serta fasilitas publik.
Adapun segmen Energy & Industrial Plant (EPCC), Industri Penunjang Konstruksi, Properti & Realty, serta Investasi juga memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat portofolio Perseroan, seiring dengan komposisi pekerjaan yang semakin terdiversifikasi dan seimbang.
Sepanjang 2025, WIKA memperoleh berbagai proyek infrastruktur penting nasional yang mendukung program pemerintah dan memberikan manfaat bagi Masyarakat luas.
Beberapa proyek tersebut diantaranya, pembangunan dan peningkatan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Proyek Akses Tol Patimban Paket 2 untuk peningkatan konektivitas pengiriman logistik, Proyek Pengendalian Banjir Merauke dan jaringan Irigasi Sumatera Utara untuk ketahanan air, Program Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat yang merupakan wujud dukungan Perseroan terhadap pemerataan akses pendidikan, Proyek Pembangunan Fasilitas Kesehatan RS Sardjito Yogyakarta yang mendukung peningkatan infrastruktur kesehatan, hingga Proyek Pembangunan Pipa Transmisi Gas Segmen SKG Belawan – Stasiun Labuhan Batu yang mendorong hilirisasi industri nasional.
Baca Juga
WIKA Setujui Tiga Agenda RUPSLB Hari Ini, Suspensi Saham Bakal Dibuka?
Tidak hanya berkontribusi pada proyek strategis nasional, WIKA juga menjalankan peran sosialnya melalui pembangunan Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang. Pembangunan Huntara tersebut dilaksanakan sebagai respons cepat dalam membantu masyarakat terdampak bencana dengan menghadirkan hunian yang layak, aman, dan nyaman selama masa pemulihan.
Selain itu WIKA juga ditunjuk oleh Kementerian PU sebagai pelaksana Paket Pekerjaan Penanganan Keadaan Darurat Pasca Bencana Aceh 1 yang dilaksanakan di Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Kota Langsa.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito menyampaikan capaian kontrak baru sepanjang 2025 merupakan hasil konsistensi transformasi Perseroan yang berfokus pada keunggulan eksekusi proyek, pengelolaan risiko yang disiplin, serta strategi cash focused.
“Perolehan kontrak ini menunjukkan kepercayaan pemangku kepentingan yang terus terjaga. WIKA akan memastikan setiap proyek dijalankan secara profesional, efisien, berkelanjutan dan bermanfaat untuk mewujudkan program Asta Cita yang dicanangkan Pemerintah,” ujar Agung dalam keterangan resminya, Selasa, (6/1/2026).
Ke depan, WIKA optimistis prospek perolehan kontrak akan tetap solid seiring dengan fokus pemerintah pada pembangunan infrastruktur, hilirisasi industri, serta penguatan konektivitas nasional. Dengan kapabilitas sebagai kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC) nasional yang terintegrasi serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara berkelanjutan, WIKA meyakini dapat terus meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

