Didukung Saham-Saham Bakrie, IHSG Awali Pekan Terakhir 2025 di Zona Hijau
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan di pekan terakhir 2025 pada zona hijau. IHSG melesat 0,87% atau 74,56 ke level 8.612 pada penutupan sesi I, setelah bergerak di rentang 8.545-8.615.
Pagi ini, jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 23,69 miliar dengan total nilai transaksi Rp 13,36 triliun, melalui 1,72 juta frekuensi. Sementara, jumlah saham yang terapresiasi mencapai 444 saham, dengan 229 lainnya terkoreksi dan 134 saham stagnan.
Saham-saham Grup Bakrie mendominasi perdagangan, didukung harga saham DEWA yang terapresiasi 20,53%, BUMI naik 2,2%, dan BRMS bertambah 6,45%. Namun kenaikan harga saham tertinggi dialami oleh BACA sebesar 27,7% menjadi Rp 238, PJHB 24,55% jadi Rp 274, dan CYBR 22,86% jadi Rp 320.
Selain itu saham berbasis emas melanjutkan penguatan menyambut harga emas yang menembus level US$ 4.500.
Sebaliknya, saham dengan penurunan harga terbesar sesi pertama melanda MRAT sebesar 14,81% menjadi Rp 575, ATAP 14,62% jadi Rp 555, dan PDUP 14,1% jadi Rp 670.
Baca Juga
IHSG 'Rebound' Pasca Libur Panjang Natal, BACA dan LINK Pimpin Penguatan di Awal Pekan
Secara sektoral indeks saham kelompok konsumer non-primer memimpin penguatan paling besar, yakni 3,16%, disusul sektor barang baku 3,15%, dan transportasi 2,62%. Hampir seluruh indeks sektor saham terapresiasi, kecuali dua sektor yakni kesehatan dan teknologi, yang masing-masing melemah 0,71% dan 0,17%.
“Sementara Bursa Asia bergerak beragam pada perdagangan Senin (29/12),” jelas Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji Gusta.
Pekan lalu, IHSG ditutup melemah 46,87 poin (0,55%) ke level 8.537,91, Rabu 24/12/2025 sebelum libur Natal.
Sepanjang hari, IHSG bergerak di kisaran 8.525,10 - 8.611,33.
Merujuk data perdagangan BEI, volume transaksi mencapai 34,104 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 22,22 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 2.528.348 kali. Sebanyak 403 saham melemah, 247 saham menguat, dan 152 saham bergerak stagnan.
Pelemahan indeks melanda sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 0,77%, energi 1,14%, industri 0,12%, kesehatan 0,12%, barang baku 1,59%, transportasi 1%, keuangan 0,54% dan consumer non-primer 0,03%. Sebaliknya penguatan didukung sektor infrastruktur, properti, dan konsumer primer.
Pada daftar top gainer, PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) ditutup di level Rp 214, melonjak 55 poin (34,59%), PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) menguat 19 poin (27,14%), dan PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) mencatatkan kenaikan 130 poin (25). Selanjutnya PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) naik 95 poin (19,79%) dan PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) menguat 95 poin (17,76%).

