Tersisa 5 Hari Bursa, IHSG Bisa Tembus 9.000 Dengan Syarat Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dipercaya mampu menembus level 9.000, bila sejumlah sentimen pendukung berikut ini, terjadi sebelum 2025 berakhir.
Equity Analyst Indo Premier Sekuritas David Kurniawan optimistis, peluang IHSG ke level 9.000 tetap terbuka, meski tersisa 5 hari bursa tutup sebelum tahun.
Ia menegaskan, prediksi tersebut bisa tercapai bila ada belanja pemerintah dan kebijakan fiskal yang signifikan. David menilai, pasar juga membutuhkan stimulan berupa pelonggaran moneter yang berlanjut, serta pemulihan kondisi global dan stabilitas makro.
“Re-rating valuasi dan perbaikan kinerja korporasi, serta peningkatan minat investor juga dibutuhkan untuk mendongkrak indeks,” sambung David pada Senin (22/12/2025).
Baca Juga
Namun untuk perdagangan pekan ini yang hanya akan berlangsung tiga hari, dia mengimbau para trader dan investor untuk mencermati sentimen kunci pekan ini, salah satunya Framework Agreement US-Indonesia.
Merujuk laporan Financial Times dan Reuters, pejabat AS memberi sinyal bahwa kesepakatan itu terancam batal karena Indonesia dianggap backtracking terhadap komitmen yang sudah disepakati pada Juli 2025.
Merespons dinamika pada yang ada, IPOT merekomendasikan saham berikut:
- Buy on Pullback ARCI (Current Price: 1.585, Entry: 1.500-1.550, Target Price: 1.700 (13,33%), Stop Loss: 1.440 (-4,00%) dan Risk to Reward Ratio 1:3,3. Emiten PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) layak trading pekan ini karena harga komoditas gold kembali all time high dan ARCI dalam jangka pendek masih bertahan di MA5 serta price action ada indikasi konsolidasi low volume.
- Buy ASSA (Current Price: 1.180, Entry: 1.180, Target Price: 1.280 (8,47%), Stop Loss: 1.130 (-4,24%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,0. Saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menarik untuk ditradingkan pekan ini karena dalam jangka pendek konsisten uptrend pada Jumat pekan lalu rejection dari MA20-nya.
- Buy on Breakout UNVR (Current Price: 2.770, Entry: 2.800, Target Price: 3.000 (7,14%), Stop Loss: 2.700 (-3,57%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,0).Emiten PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menolak turun di bawah MA20 dan price actionnya mengindikasikan potential breakout sehingga layak ditradingkan pekan ini.

