IHSG Sesi I Menguat 0,45%, BRMS Kembali Catatkan Lonjakan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (12/12/2025) ditutup naik 38 poin (0,45%) menjadi 8.659. Indeks sempat melemah ke level 8.585 pada intraday setelah dibuka menguat pada titik 8.651.
Penguatan indeks didukung hampir semua sektor, antara lain bahan baku yang terapresiasi 4,34%, infrastruktur 1,66%, properti 1,07%, dan transportasi 0,39%, kesehatan. Sementara, sektor saham non-primer, keuangan, dan teknologi melemah tipis di bawah 1%.
Kenaikan harga saham tertinggi pada sesi tersebut, dicatatkan oleh saham CTTH sebesar 25,93% menjadi Rp 204, KIOS 24,3% menjadi Rp 266, dan BRMS 20,3% menjadi Rp 1.185.
Baca Juga
BEI: IHSG Tumbuh 20% Sejak Awal Tahun, Lampaui Kinerja Bursa Global
Kemarin, IHSG ditutup melemah 80,44 poin (0,92%) menjadi 8.620 setelah bergerak dalam rentang 8.560-8.776 dengan nilai transaksi Rp 31,52 triliun.
Penurunan dipicu atas aksi ambil untung (profit taking) yang berimbas terhadap pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 4,08%, konsumer non primer 2,34%, teknologi 1,57%, property 1,53% keuangan 0,75%, dan material dasar 0,86%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, industri, dan konsumer primer. Tekanan juga dipicu kejatuhan saham MORA 14,95%, BREN melemah 1,82%, CBDK anjlok 2,02%, dan BREN 1,82%.
Baca Juga
Sentimen The Fed Redup, Analis Optimistis IHSG ke 9.000 dan Ini Saham-Saham Pilihannya
Meski IHSG anjlok parah setelah intraday tembus all time high (ATH), saham berikut justru melesat hingga auto reject atas (ARA) CTTH naik 35% menjadi Rp 162, RLCO naik 25% menjadi Rp 440, SOTS naik 25% menjadi Rp 1,075, DOOH naik 25% menjadi Rp 360, SAFE naik 25% menjadi Rp 340, FORU naik 24,88% menjadi Rp 1.255, dan GTBO naik 24,78% menjadi Rp 282.

