BEI Suspensi 4 Saham, Ada MINA hingga ROCK
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan empat saham mulai sesi I, Senin (8/12/2025), seiring dengan kenaikan harga signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Empat saham tersebut terdiri atas saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), PT MD Entertaintment Tbk (FILM), PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK), dan PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO).
Baca Juga
Pasar Tunggu Pertemuan The Fed, Saham Berjangka AS Menguat Tipis
“Sehubungan dengan terjadinya kenaikan harga kumulatif yang signifikan pada saham MINA, FILM, ROCK, dan YELO, BEI mamandang eprlu untuk menghentikan sementara di pasar regular dan tunai,” tulis pengumuman resmi BEI.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, empat saham tersebut mencatatkan lompatan harga yang mengesankan dalam sebulan terakhir. Saham ROCK melambung 233%, saham YEL naik 117%, saham MINA menguat 175%, dan saham FILM melesat 92%.
Sebaliknya BEI membuka kembali (unsuspensi) perdagangan empat saham mulai sesi I, Senin (8/12/2025). Empat saham tersebut sebelum terkena suspense akibat kenaikan harga kumulatif yang sifnifikan.
Baca Juga
Deportasi Bos Green Power (LABA), Saham Anjlok dan Pergantian Manajemen Disiapkan
Empat saham yang resmi dibuka kembali oleh BEI mulai sesi I, yaitu saham PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT GTS Internasional Tbk (GTSI), dan PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS).
Berdasarkan data BEI, saham IRSX berhasil catatkan kenaikan lebih dari 96% dalam sebulan terakhir, Begitu juga dengan saham VKTR meleat lebih dari 90%. Saham GTSI dan IMJS menguat masing-masing 37% dan 38% dalam sebulan terakhir.

