Pasar Tunggu Pertemuan The Fed, Saham Berjangka AS Menguat Tipis
Poin Penting
• Futures AS stagnan setelah Wall Street mencatat dua pekan penguatan.
• Data inflasi PCE inti yang lebih rendah dari ekspektasi memperkuat harapan pemangkasan suku bunga.
• Probabilitas penurunan suku bunga Fed kini mencapai 88%.
• Investor menanti panduan Fed dan rilis kinerja emiten besar pekan ini.
NEW YORK, investortrust.id - Kontrak berjangka saham AS bergerak hampir mendatar pada Minggu (7/12/2025) malam, setelah Wall Street mencatat pekan positif beruntun. Investor menantikan pertemuan The Federal Reserve pekan ini.
Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik 35 poin atau 0,2%. Kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 juga masing-masing menguat 0,1%.
Pergerakan Minggu malam terjadi setelah tiga indeks utama Wall Street mencatatkan pekan kedua positif berturut-turut. Dow Jones dan Nasdaq Composite naik masing-masing 0,5% dan 0,9% selama sepekan.
Baca Juga
Wall Street Menguat Setelah Rilis Data Inflasi AS, S&P 500 Naik 4 Hari Beruntun
S&P 500 bertambah sekitar 0,3% minggu lalu, mendorong indeks acuan itu berada hanya sekitar 0,7% dari rekor intraday sepanjang masa. S&P 500 dan Nasdaq juga membukukan reli empat hari berturut-turut pada Jumat, sementara Dow menguat dalam tiga dari empat sesi terakhir.
Saham menguat pada Jumat setelah rilis data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti untuk September menunjukkan angka yang lebih rendah dari perkiraan ekonom. Data tersebut menjadi salah satu rilis ekonomi besar terakhir menjelang pertemuan kebijakan Fed minggu ini.
Ekspektasi pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Kontrak Fed funds futures memperkirakan peluang sekitar 88% adanya penurunan suku bunga pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), naik dari kurang dari 67% sebulan sebelumnya, menurut alat FedWatch CME.
“Pasar secara tepat fokus pada kemungkinan pemangkasan atau penahanan suku bunga dalam pertemuan FOMC,” tulis Eric Freedman, Chief Investment Officer Northern Trust untuk pengelolaan kekayaan, seperti dikutip CNBC. Namun, ia menekankan bahwa investor kini lebih memperhatikan dinamika pandangan anggota pemungutan suara serta arah kepemimpinan Fed ke depan.
Baca Juga
Inflasi Inti PCE Melandai, Peluang Pemangkasan Bunga Fed Makin Terbuka
Tidak ada data ekonomi signifikan yang dijadwalkan pada Senin, namun New York Fed akan merilis survei ekspektasi konsumen pada pagi hari. Investor juga menantikan laporan kinerja Lululemon, Costco, Broadcom, Oracle, dan Adobe yang akan dirilis dalam pekan ini.

