Respons Dinamika Industri, PP Properti (PPRO) Angkat Dua Komisaris Independen
JAKARTA, investortrust.id – Pemegang saham PT PP Properti Tbk (PPRO), anak usaha BUMN PT PP (Persero) Tbk (PTPP), menetapkan Ronaldy Samuel Sinurat dan Abdul Rahman sebagai komisaris independen. Keputusan tersebut sesuai dengan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUSPSLB) yang digelar di Jakarta, 28 November 2025.
Pengangkatan dilakukan setelah dua komisaris independent sebelumnya, Nurdin Misbah dan Lia Itok Garbianto, resmi mengundurkan diri dan telah disetujui pemegang saham pada Oktober 2025 lalu.
Baca Juga
Divestasi 81% Saham PP Infrastruktur, PTPP akan Raup Dana Jumbo Rp 1,41 Triliun
Manajemen PPRO dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa perubahan ini dilakukan dengan tetap mengacu pada prinsip Good Corporate Governance (GCG), memastikan kesinambungan manajemen, serta menjaga fokus Perseroan dalam menghadapi dinamika industri properti nasional.
“Perubahan susunan pengurus ini diharapkan semakin memperkuat tata kelola serta memastikan keberlanjutan fungsi pengawasan dan pengambilan keputusan di Perseroan. Dengan susunan manajemen baru ini, kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas operasional sekaligus melanjutkan strategi bisnis secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan,” ungkap Afrilia Pratiwi selaku Corporate Secretary PPRO melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Baca Juga
PP Properti (PPRO) Perkuat Daya Tarik Hunian, Tenant Baru Ramaikan Kawasan di Jawa Timur
Dia melanjutkan pengangkatan dua komisaris baru ini diyakini akan mendukung PPRO dalam merespons dinamika industri properti nasional dengan lebih adaptif. PPRO menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang tangguh serta membuka ruang bagi strategi pengembangan yang adaptif terhadap kebutuhan pasar dan dinamika industri properti yang ada di Indonesia
Dengan demikian susunan pengurus perseroan menjadi Komisaris Utama Fakhrul Ulum serta Komisaris Independen Ronaldy Samuel dan Abdul Rahman. Adapu dewa direksi, Dirut Dyah Rahadyannie serta direksi Nurjaman dan Ikhwal Putra Pradhana.

