Ekspor Oktober 2025 Turun, Dipicu Turunnya Nilai Ekspor Migas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan ekspor Oktober 2025. Nilai ekspor Oktober 2025 sebesar US$ 24,24 miliar atau turun -2,21% dibandingkan Oktober 2024.
“Penurunan nilai ekspor Oktober 2025 secara tahunan terutama didorong oleh penurunan nilai ekspor migas pada komoditas minyak mentah,” kata Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Nilai ekspor migas tercatat sebesar US$ 0,89 miliar atau turun -33,6% secara tahunan. Sementara itu ekspor nonmigas tercatat US$ 23,34 miliar atau turun 0,51%.
Ekspor minyak mentah, kata Pudji, turun -54,68% dengan andil -0,34% terhadap penurunan ekspor migas. Selain minyak mentah, penurunan lain terjadi pada hasil minyak yang turun -40,11% dengan andil -0,56%. Sementara itu, ekspor gas turun -26,2% dengan andil -0,84%.
Dari sisi ekspor nonmigas, penurunan terjadi pada sejumlah ekspor. Pada Oktober 2025, sektor pertambangan mengalami penurunan dalam. Ekspor ditopang kenaikan industri pengolahan, secara tahunan.
Baca Juga
Baru 80% Perjanjian Dagang Dimanfaatkan, Mendag Minta Eksportir Agresif
Sektor pertambangan tercatat sebesar US$ 2,74 miliar atau turun -30,92% secara tahunan. Penurunan ekspor industri pengolahan dengan andil 4,95%.
“Penurunan secara tahunan ini utamanya disebabkan oleh penurunan nilai ekspor untuk komoditas biji tembaga, batubara, lignit, biji zirconium, niobium, dan tantalum, serta bahan mineral lainnya,” kata dia.
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tercatat sebesar US$ 0,63 miliar atau turun -5,05% secara tahunan.
“Sementara industri pengolahan US$ 19,97 miliar dengan kenaikan 6,06%” kata dia.

