FPNI Pimpin Daftar Top Gainers Mingguan, Naik 150% dalam Sepekan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Sejumlah saham berhasil mencatatkan penguatan signifikan sepanjang perdagangan pekan ini. Lompatan tersebut sejalan dengan keberhasilan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat ke level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) sepanjang pekan ini.
Berdasarkan data saham dengan kenaikan harga paling besar mingguan, yaitu PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) tercatat sebagai top gainer dengan lonjakan harga hingga 150%. Harga saham FPNI naik dari level Rp 206 pada pekan sebelumnya menjadi Rp 515 pada pekan ini atau bertambah 309 poin. Penguatan tersebut menjadikannya saham dengan kenaikan persentase terbesar dalam daftar top gainers mingguan.
Baca Juga
Big Banks Jadi Incaran Asing, Ini Target Harga BBCA, BMRI, BBNI, dan BBRI
Di posisi kedua terdapat UVCR yang melesat 63,51%, dari Rp 74 menjadi Rp 121. Disusul SAFE yang menguat 54,12% ke level Rp 262 dari sebelumnya Rp 170. Saham lain yang juga mencatatkan penguatan notable antara lain ELPI yang naik 50% dari Rp 460 menjadi Rp 690, serta ATIC yang meningkat 44% dari Rp 500 menjadi Rp 720.
Kemudian, NTBK ikut menguat 42,86% menjadi Rp 170, KICI naik 36,79% ke Rp 264, dan CHEM meningkat 35,96% ke Rp 121. TIRA juga mencatatkan kenaikan sebesar 33,07% dari Rp 1.270 menjadi Rp 1.690, sementara GMTD menutup daftar top gainers dengan penguatan 29,11% ke Rp 2.750 dari level Rp 2.130.
Terkait pergerakan IHSG BEI pekan ini berhasil mencetak rekor tertinggi atau penutupan tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) selama tiga hari beruntun sepanjang pekan ini. Rekor tersebut menjadikan penguatan pekan ini mencapai 2,83% menjadi 8.394.
Baca Juga
Ternyata Korban Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading Mencapai 96 Orang
Rekor pertama terjadi pada 5 November dengan penguatan indeks sebanyak 76,61 poin (0,93%) menjadi Rp 8.318. Rekor selanjutnya terjadi pada 6 November setelah menguat 18,53 poin (0,22%) menjadi Rp 8.337. Terakhir rekor pada 7 November dengan penguatan 57,53 poin (0,69%) menjadi 8.394.
Penguatan tersebut memicu kapitalisasi pasar BEI melesat sebanyak Rp 459 triiliun atau 3,09% menjadi Rp 15.316 triliun. Adapun rata-rata volume dan nilai transaksi saham cenderung mengalami penurunan sepanjang pekan ini. Penyumbang utama kenaikan indeks pekan ini ditopang kenaikan sejumlah saham big cap konglomerasi, seperti saham DSSA naik 18,24%, saham BREN menguat 14,99%, saham TLKM naik 8,1%, BBCZ menguat 1,76%, dan ASII naik 4,47%. Sumbangan juga datang dari kenaikan saham CUAN 13,93%, PTRO mencapai 25,71%, dan COIN 23,81%.
Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 3,45 triliun sepanjang pekan ini. Nilai net buy turun dari periode sama pekan sebelum sebanyak Rp 5,53 triliun. Hal ini membuat net sell saham oleh pemodal asing sepanjang year to date (ytd) turun menjadi Rp 38,32 triliun.

